Tag Archive | puisi

Puisi: Dunia Rupa-rupa

DUNIA RUPA-RUPA melesat jauh tanpa batas dunia dalam genggam sepanjang langkah segala ruang kamar tidur hingga wc pikir mengembara bermain kata bermain angka bermain pura-pura penuh canda penuh luka penuh warna jempol jawabnya d imana kau kini? di sini entah asing terasa Sidikan, 16 Mei 2015

Puisi: Sejuta Wajah di Jalanan

kulihat sejuta wajah-mu di jalan-jalan dengan slogan teramat manis, sulit teruji menghampar panjang pedihkan mata, mengoyak otak ah, engkau kembali menyapa, mengapa tunggu lima tahun? kemana saja dirimu selama ini, baru tersibuk “blusukan” oh, ya, kudengar pula kabar, engkau masih manis duduk di rumah menunggu laporan “pemanis” setelahnya tebarkan uang lantaran takut tertagih janji-janji lalu […]

Puisi: Aku, Kamu dan Kita

aku barangkali tak dapat wakili kami atau kita saat kepentingan mengemuka menjadi tanya tapi itulah soalnya saat bicara tentang kami saat bicara tentang kita sesungguhnya bicara tentang ke”aku”an aku berhadapan dengan kamu kami berhadapan dengan kalian kita, adalah kebersamaan tidak ada kita tanpa aku dan kamu aku dapat mengubah menjadi kami dapat mengubah menjadi kita […]

Puisi: Indahnya Malam Ini

Puisi: Indahnya Malam Ini

INDAHNYA MALAM INI Pada sejengkal malam, purnama tersisa telah bangkitkan bintang-bintang awan biru, ceria langit, sungguh sempurna Inilah saat bahagia sesungguhnya Sebab saat purnama sempurna Justru engkau kehilangan bintang-bintang Berulang, terlahir dari ketidaksadaran Ketakutan akan kelam, sambut cahaya terang Pada malam Sama halnya, tatkala siang Kita berbangga pada matahari Dengan sengatnya menjelajah bumi Kita mengintip […]

Pakdhe Sus Membaca Puisi Wiji Thukul

Pakdhe Sus Membaca Puisi Wiji Thukul

Minggu (19/5)  Susilo Adinegoro, mantan wartawan, seorang aktivis kebudayaan, dan juga seorang aktivis Organisasi Non Pemerintah yang bekerja untuk anak-anak jalanan dan kelompok masyarakat miskin kota di Jakarta, akan hadir membacakan puisi-puisi Wiji Thukul di dua tempat di Yogyakarta. Sekitar pukul 17.00, ia akan tampil di Omah Teh Kalasan, dan malamnya pada pukul 19.30 di […]

Ziarah Kebudayaan, Susilo Adinegoro Membaca Wiji Thukul

Ziarah Kebudayaan, Susilo Adinegoro Membaca Wiji Thukul

Aku diburu pemerintahku sendiri Layaknya aku ini Penderita penyakit berbahaya Aku sekarang buron Tapi jadi buron pemerintah yang lalim Bukanlah cacat Pun senandainya aku dijeblokan Ke dalam penjaranya. … (Wiji Thukul, Aku Diburu Pemerintahku Sendiri) Wiji Thukul, ah, engkau pasti telah mendengar dan barangkali telah mengetahui secara mendalam. Bila belum (tanpa bermaksud promosi), bacalah Majalah […]

Puisi: Perang Tak Berkesudahan

Puisi: Perang Tak Berkesudahan

PERANG TAK BERKESUDAHAN Perang ini, Sudah ada sejak engkau belum lahir Juga sebelum orangtuamu ada Perang ini, Dulu menggunakan senjata sederhana Berhadap-hadapan dan saling membunuh Perang ini, Semakin canggih saja senjata dipunya Saling mengintai, jarak jauh dan bermain tombol Perang ini, Masih ada hingga sekarang Berlangsung secara terbuka dan diam-diam Orang terluka dan mati tetaplah […]