Tag Archive | persahabatan

Cerpen: Kawanku yang Unik

KAWANKU YANG UNIK Cerpen Odi Shalahuddin   Kawan satuku ini memang unik. Unik bukan karena hanya penampilannya yang berbeda dengan kawan-kawanku pada umumnya, tapi karena cara berpikir yang diwujudkan dalam kehidupan kesehariannya, itulah yang semakin membuat beda. “Kita memang tidak bisa hidup sendiri, tapi jangan sampai hidup kita tergantung dari orang lain,” pernah ia katakan […]

Cerpen: Ketika Seorang Kawan Datang

Cerpen: Ketika Seorang Kawan Datang

KETIKA SEORANG KAWAN DATANG Cerpen:  Odi Shalahuddin Dia telah berdiri di hadapanku. Di depan meja. Membuatku gugup. Sekilas memandang sekitar, aku merasa semua mata menuju ke arah kami. Ah, kenapa dia datang di saat yang sama sekali tidak tepat? Bukankah kukatakan nanti malam saja bila ingin berjumpa. Ia tersenyum, mengulurkan tangannya padaku. “Gimana kabarmu? Wah, […]

Saya Bukan Kawan yang Baik

SAYA BUKAN KAWAN YANG BAIK Odi Shalahuddin Saya kira, saya bukanlah orang yang terlalu bermasalah dalam berkawan. Saya tidak memilih-milih, dan bisa dengan mudah menjadikan seseorang sebagai kawan. Kawan saya, walaupun tidak banyak, tapi memiliki berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari orang-orang yang dianggap sebagai tokoh, sebagai selebritis, ataupun orang-orang yang seringkali diabaikan seperti […]

Kawan-kawanku Adalah Orang Hebat

KAWAN-KAWANKU ADALAH ORANG HEBAT Odi Shalahuddin Kawan-kawanku adalah orang hebat. Tidak ada yang tidak hebat. Hadir sekelibat, aku rasa ia telah berbuat. Walau mereka bukan pejabat, bahkan diantaranya dianggap penjahat, mereka tetap kuanggap sebagai orang-orang hebat. Tidak berlebihan dan bukan mengada-ada kalau aku anggap kawan-kawanku adalah orang hebat. Memang kuakui, ini tergantung dari mana diri […]

Cerpen: Pertemuan Dua Sahabat

PERTEMUAN DUA SAHABAT Cerpen Odi Shalahuddin Dua orang sahabat bertemu di tempat parkir tepat di muka sebuah restoran di salah satu kawasan pusat perbelanjaan pada suatu senja, sekitar pukul setengah lima. Waktu itu lahan parkir sudah sangat penuh dan orang-orang ramai lalu-lalang. Satu orang, berpakaian kusut dan sedikit kotor dengan mengenakan sandal jepit, saat itu […]

(puisi) Istirahatlah Sobat

ISTIRAHATLAH SOBAT Memendam malam, bangkitkan matahari, padahal waktu baru tunjukan 00:00, tentu upaya sia-sia, walau dengan doa, sebab irama, memang begitu adanya. Saat tidur, istirahat, jangan mengada-ada. Bila engkau takut kegelapan dan kisah tentang pertengahan malam, yakinkah pula dirimu tentang dahsyatnya 1/3 malam bila dirimu hendak bersapa dengan Tuhan dan mematangkan jiwamu. Kini, ah, engkau […]

(puisi) Engkauhkah Itu

ENGKAUKAH ITU? : Kepada para sahabat Engkaukah itu yang masih berada di sisiku ketika aku merasa kehilangan diriku Engkaukah itu, yang membisiki semangat ketika kurasa diriku telah tamat Engkaukah itu, yang kemudian membawa gelora membuka simpulsimpul peredaran darah hingga bebas berputar dalam jiwa kewarasan dan kesehatan Engkaukah itu, yang kucari dan kutunggu tiba-tiba entah termangu, […]

(puisi) Perjumpaan

PERJUMPAAN Hanya desas-desus dan prasangka menyelimuti perjalanan otak kita dan kini kita berjumpa untuk terbuka bicara siapakah menabur angin? mari kita cari bersama Yogyakarta, 15 September 2008

(puisi) Keterbukaan

KETERBUKAAN Bagi: Yk Masihkah kau sangsi atas perkawanan sepuluh tahun lebih? Dan kurasa, kita masih di jalan yang sama Kebetulan demi kebetulan (ya, bahasa itulah yang terbaik) Tiada kesempatan untuk berjumpa dan bersapa waktu tak bersahabat dengan kita atau enggan rasa ? Dan, malam itu kita bicara melalui telpon lebih dari satu jam untuk mengungkap […]

(puisi) Kembali Bertanya

KEMBALI BERTANYA  Kembali bertanya tentang makna perkawanan apa jadinya, tersenyum didepan menusuk dari belakang gerilya tebar pertanyaan dan pernyataan tuk goyahkan orang punya pilihan Kembali bertanya tentang makna perkawanan aku rasa suaramu bukanlah suaramu mari kita bicara secara terbuka tidakkah percaya ini tradisi kita atau kau sudah lupa? Ayo kawan, jangan buang energi sia-sia karena […]