Tag Archive | ocehan odi

(Ocehan) Semakin Lama Semakin Bodoh

Selamat siang para sahabat sekalian. Lama nian saya tak menulis di blog ini. Niat sih ada, tapi saat berhadapan, jemari rasanya sulit untuk menari-nari di atas keyboard. Otak-pun berputar, mencari titik pijakan, dan mencoba fokuskan arah yang hendak dituju. Beragam pilihan, termentahkan oleh keragu-raguan. Lantas. Gagal. Gagal lagi. Apa yang hendak ditulis? Semua sepertinya sudah […]

Ocehan: Resah Hati

Resah Hati Terus-terang saya adalah orang bingung. Bahkan mungkin sudah pada taraf linglung. Menyerap dan memilah informasi berkarung-karung, malah membuat saya tercenung. Jujur saja, memang mudah melihat gunung, namun tak kuasa mendaki hingga ke ujung.  Saat berkisah, malah cenderug banyak kabar burung. Bukankah begitu, bung? Rasanya bagai dewa, tahu segala. Membuka jendela dunia, berselancar dalam […]

Banjir… Banjir…. Banjir…

Banjir… Banjir…. Banjir…  Sesuatu yang berlebihan, memang seringkali menjadi tidak menyenangkan, membuat susah, atau bahkan mengancam nyawa.  Air, yang menjadi salah satu sumber utama bagi keberlangsungan kehidupan manusia, tatkala berlebihan menjadi banjir, merupakan salah satu contoh yang sering kita ungkapkan. Beberapa pekan ini, kita selalu dihadapkan pada pemberitaan tentang banjir yang merebak di mana-mana di […]

Sungguh Saya Tidak Tahu

Sungguh Saya Tidak Tahu

Sungguh Saya Tidak Tahu  Sungguh saya tidak tahu, sesuatu yang tampaknya terbuka, namun teryakini banyak tersimpan rahasia. Sedemikian “terbuka’ lantas kita menjadi latah, dan umumnya mengikuti  arus yang dinilai “berkebalikan: padahal sesungguhnya arus yang memang dicipta. Tak mengherankan, bila kita kritis terhadap diri sendiri, kita menjadi “plin-plan” pula, menghujat tatkala arus besar menghujat, dan berubah […]

Para Pengkhianat Bangsa

Para Pengkhianat Bangsa

Terlalu lama, lagu Indonesia Raya tak pernah ternyanyikan melalui suara sendiri. Dua puluh lima tahun lebih. Lagu yang senantiasa dikumandangkan pada upacara bendera setiap hari senin dan pada peringatan hari Kemerdekaan Indonesia. Semalam, pada acara malam tirakatan di tingkat RW, upacara dimulai dengan menyanyikan lagu tersebut secara bersama-sama. Walau kuakui, suaraku pastilah jauh dari merdu, […]

Betapa Tersiksa Tidak Dapat Menulis

Betapa Tersiksa Tidak Dapat Menulis

Sungguh menyiksa, saat di kepala banyak yang dapat ditumpahkan, tetapi jemari malas sekali memainkan keyboard, melukis huruf-huruf menjelma kata, kalimat, dan alenia sehingga terbangun sosok wajah, bernama tulisan. Hanya mendekam di kepala membatu. Rasa semakin menjerit saja. Memaksa, jemari tetap terkulai tanpa daya. Mata nanar, ke dinding putih yang masih kosong. Memancing, membaca berita-berita hari […]

Banyak Orang Hebat, Sayang Pemimpin Sulit Didapat

Banyak Orang Hebat, Sayang Pemimpin Sulit Didapat

Sungguh, Indonesia banyak orang hebat. Jungkir-balik lihai berdebat. Hanya sekelebat, banyak lawan terbabat. Jadi pejabat ataupun jadi penjahat, tetap sama-sama hebat. Para kerabat, juga ikutan dapat tempat. Indonesia memang sungguh hebat. Benar-salah sulit ditebak. Sebab aturan bisa ditabrak. Protes penuh semangat, dapat segera dilipat. Engkau pastilah kalah cepat. Sebab mereka orang-orang hebat. Pantaslah pintar bercuap […]