Cerpen

Cerpen: Kisah Sebuah Taman

KISAH SEBUAH TAMAN “INILAH  Taman terindah di seluruh negeri.Taman seluas sejuta hektar dengan tumbuhan aneka rupa. Inilah Taman. Meskipun tumbuhan aneka rupa, ia ada lantaran memang diadakan setelah melalui proses penyeleksian. Bukan lantaran tumbuh dengan sendirinya. Inilah Taman.Berbeda dengan hutan. Taman adalah perekayasaan. Tumbuhan yang tak masuk hitungan langsung dibabat.Hutan adalah alamiah.Jadi harus kau bedakan […]

Cerpen: Pemilu Sebentar Lagi

Cerpen: Pemilu Sebentar Lagi

Pemilu masih satu tahun lagi. Gemuruhnya telah dimulai dari sekarang. Setelah KPU memutuskan partai-partai peserta pemilu, bendera-bendera partai mulai menghiasi jalan-jalan. Ada saja, acara yang digelar, agar sah-lah bendera berkibar. Proses pencalonan legislatif berlangsung melalui mekanisme internal setiap partai. Ketidakpuasan atas daftar caleg, tidak semata dipendam dalam hati. Protes, diiringi para pendukungnya, cenderung berakhir dengan pengrusakan. Tidak […]

Cerpen: Ketika Ia Tiba-tiba Dipersalahkan

Cerpen: Ketika Ia Tiba-tiba Dipersalahkan

Bisik-bisik itu sudah terdengar sekitar semingguan yang lalu. Di warung Mpok Nah, para ibu setiap pagi memilih-milih sayuran dan lauk-pauk, yang seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu lima menit, tapi nyatanya bisa betah lebih dari satu jam, untuk mempergunjingkan bisik-bisik itu. Di Warung angkringan Pak Man, di pintu masuk desa ini, pemuda dan orangtua juga tak […]

Cerpen: Kisah Kasih Kasut yang Kusut

KISAH KASIH KASUT YANG KUSUT Cerpen Odi Shalahuddin Morida, Rida, dan Ida, kini wajah itu hadir bergantian dalam kepala. Sesekali wajah ibunya, memberikan senyum, yang terasa bagai godam menghantam dada. Ketiga perempuan itu? Ah, mereka juga warga desa ini, walau berbeda kampung. Semua sudah berkeluarga. Hidupnya kelihatan bahagia. Kasut memang tidak datang waktu pernikahan mereka, […]

Aku Memburu Pintu Rindu

Aku Memburu Pintu Rindu

Aku termangu. Membisu. Mata entah kemana tertuju. Pikiran seolah menjadi pemburu sedang senyatanya tengah diburu. Melayang-layang mencari pintu. Mencari tempat yang tepat untuk lampiaskan rindu. Sulit tentukan pilihan, saat pintu lebih dari seribu. Aku tak mau tersesat dalam kebenaran semu! Suara-suara berseru. Melambai mendayu. Sosok ribuan bidadari bergaun biru. Tebar senyum, penuh pesona, bersenandung beragam lagu. […]

Cerpen: Saat Aku Bertemu Dirimu Dalam Bayang yang Memudar

Cerpen: Saat Aku Bertemu Dirimu Dalam Bayang yang Memudar

Ini aku. Seperti biasa, pada malam, menggelayut angin, memandang bulan dan bintang. Pun tiada tampak, saat tertutup awan, aku tetap meyakini bisa melihat dan menjelajahinya. Malam. Setiap malam. Ya, setiap malam. Seringkali bahkan saat gelap hampir memudar oleh mentari yang beranjak naik. Ah, engkau bisa saja. Tapi benarlah adanya. Pengangguran! Ya, hanya pengangguran yang bisa […]

Cerpen: Aku Memang Pelacur

Cerpen: Aku Memang Pelacur

AKU MEMANG PELACUR Cerpen odi Shalahuddin Aku, ya, aku. Jujur saja, tidak pernah berusaha menutup-nutupi. Aku, ya Aku, memang seorang pelacur. Pelacur. Ya, Pelacur. Mengapa wajahmu berubah tiba-tiba? Santai sajalah, seperti aku santai menyatakannya. Ya, tidak usah ragu, bila pikiranmu berkata; Berarti aku berhadapan dengan pelacur, seorang perempuan sundal, sosok yang menjadi salah satu kelompok penyakit […]