Penulisan

Menulis Sajalah

Oleh:  Odi Shalahuddin Apapun tulisan kita, tentulah akan memiliki pengaruh. Ia akan membawa berbagai rasa di dalam diri pembacanya. Baik atau buruk. Atau bercampur keduanya. Tidak sekedar hitam-putih. Tergantung dari sisi mana orang lain menilainya. Pandangan orang bisa berbeda-beda. Itulah sesungguhnya kekayaan kita sebagai manusia. Perbedaan yang bisa membuat dunia berkembang. Tapi bisa juga meruntuhkan […]

Maaf, Tulisan Saya Tidak Layak

Oleh:  Odi Shalahuddin Memang saatnya untuk mengevaluasi dan merefleksikan diri. Saya percaya, pada suatu ketika, bila terlupa melakukannya, apalagi bila sudah merasa puas, seseorang akan dikejutkan bahwa dirinya ternyata tak bergerak kemana-mana. Dunia terus bergerak, hampir setiap detik tercatat berbagai sejarah, dalam ruang yang semakin luas dan mudah. Ketika orang-orang mengabadikan lewat tulisan, kamera, dan […]

Mengapa Menulis di Kompasiana

Mengapa Menulis di Kompasiana

Oleh:  Odi Shalahuddin Ah, sebenarnya sudah beberapa kali aku memposting hal yang terkait dengan alasan menulis di kompasiana. Tapi, beberapa waktu belakangan, ada kawan-kawan yang menanyakan alasan itu lagi. Sebagian memberikan dukungan, sebagian memprotes, sebagian lagi memberikan masukan. Betapa bahagianya ada kawan-kawan yang memberikan respon, apapun itu bentuknya. Bukankah itu pertanda adanya perhatian dari mereka? […]

Antara Mad Mizan dan Astree Hawa

Antara Mad Mizan dan Astree Hawa

Oleh:  Odi Shalahuddin (Tulisan yang pernah di posting di Kompasiana. Sebagaimana tulisan lain, dihimpun di sini sebagai bahan dokumentasi pribadi) Siapa yang tak kenal dengan Mad Mizan di Kompasiana ini? Sosok yang berulang kali menyatakan dirinya sebagai special one, sinis, kritis dan ceriwis. Bicara tanpa tedeng aling-aling, dan bersiap dengan segala resikonya, seperti dituliskannya: siap […]

Ketika Hilang Daya Melukis Kata

Oleh:  Odi Shalahuddin Katakanlah padaku, apa yang kau lakukan untuk tetap bisa menulis, tatkala otak terasa beku sedang keinginan tetap menggelora? Jemari telah siap di tiap tuts keyboard, telah lelah menanti, untuk memetikkan irama kata yang akan dilahirkan lantaran perintah tak ada. Sedang mata, tetap setia menunggu muntahan huruf-huruf yang akan terangkai dalam kata menyatu […]

Dokumentasi Karya Kita

Dokumentasi Karya Kita

Oleh:  Odi Shalahuddin Apakah dirimu masih memegang dokumentasi karya-karya-mu sejak yang pertama? Beruntunglah dirimu bila masih menyimpannya. Bila engkau mulai berkarya pada lima-sepuluh tahun belakangan, berbahagialah dirimu. Hal ini mengingat sudah banyak fasilitas yang memudahkan bagi dirimu untuk menyimpan karya-karya tersebut. Dirimu mungkin sudah berkarya dengan menggunakan komputer  (milik sendiri, sewa atau meminjam) dan bisa […]

Kompasiana Memang Menggairahkan

Kompasiana Memang Menggairahkan

Berbicara itu lebih mudah daripada menulis. Sedangkan menulis itu, berdasarkan keyakinan saya adalah soal kebiasaan. Jadi, menulis itu bisa mudah bagi sebagian orang, bisa susah bagi sebagian orang lainnya. Tapi, saya yakin, semua orang pasti pernah menorehkan SETIDAKNYA sebuah tulisan yang berangkat dari ide/gagasan, imajinasi, ataupun dalam ragam perasaan (sedih, marah, jengkel). Kompasiana, sebagai blog […]

Menulis dan Menulislah

Oleh:  Odi Shalahuddin Saat ini saya masih memiliki keyakinan bahwa menulis adalah soal kebiasaan. Sebanyak apapun pengetahuan dan informasi seseorang, belum tentu memiliki kemampuan yang baik untuk menyampaikan sesuatu melalui tulisan, apabila ia tidak terbiasa untuk menulis. Kita tentu pernah mengalami,  sedemikian lancar menyampaikan gagasan lewat omongan, namun ketika mencoba menuangkannya ke dalam tulisan, terasa […]

Tetaplah Menulis Puisi

Oleh:  Odi Shalahuddin Jangan takut menulis puisi karena puisi berbeda dengan polisi. Ada undang-undang yang mengatur tentang polisi, tapi belum ada undang-undang yang mengatur puisi. Ada protap, juknis, Surat Keputusan, Telegram Rahasia (TR), untuk mengatur apa-apa yang bisa dan harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan oleh polisi, tapi tidak demikian dengan puisi. Ketika polisi bertindak […]

Apa Tulisan Kita Dibaca Orang

Apa Tulisan Kita Dibaca Orang

Oleh:  Odi Shalahuddin Orang menulis, bisa untuk kepentingan apa saja. Ia bisa menulis untuk diri sendiri, sekedar catatan harian yang bersifat personal yang berisi curhatan-curhatan tentang yang dirasakan ataupun pandangan tentang peristiwa atau orang lain, bisa juga sebagai catatan-catatan gagasan yang suatu saat dinilai akan lebih bisa disempurnakan dan memiliki kegunaan bagi orang banyak. Tulisan […]

Yuk, Tetap Menulis

Yuk, Tetap Menulis

Jujur sajalah, saya kira tidak ada satupun penulis, hanya akan puas bila ia bisa menyelesaikan tulisannya, melemparnya ke publik melalui berbagai media – jejaring sosial, blog, ataupun media cetak – lalu menulis lagi, melemparnya lagi, dan seterusnya demikian. Menulis status di jejaring sosial, seperti FB saja, tiba-tiba akan menyeruak keresahan dalam diri kita bila tidak […]

Saya ingin menulis, saya menulis

Saya ingin menulis, saya menulis

Oleh:  Odi Shalahuddin Saya ingin menulis. Menulis apa saja. Tapi apa? Ya, apa saja… Apa saja itu banyak, harus memilih. Hmmm….. Ya, pokoknya apa saja deh. Pokoknya saya menulis. Lepas keinginan. Tidak membuat tubuh menjadi panas. Tidak terbawa pada mimpi-mimpi. Betul, saya menulis. Menulis apa saja. Biarkan jemari lepas. Menghujam tuts-tuts keyboar. Seiring dengan pelepasan […]

Gara-gara Kompasiana, Saya Jadi Bodoh

Gara-gara Kompasiana, Saya Jadi Bodoh

4 Juni 2010, saya buka account di Kompasiana. Tapi setelah itu terabaikan begitu saja. 25 Juli, baru saya meng-upload tulisan pertama. Ini karena geregetan atas kasus pembatalan pembacaan “Suara Anak Indonesia” yang dihasilkan dari Kongres Anak Indonesia, di depan SBY saat peringatan Hari Anak Nasional di TMII. Berawal dari situ, mulai melihat lapak-lapak para Kompasianer. […]