Tinggalkan komentar

Selamat Tahun Baru 2016

Selamat Tahun Baru 2016

Saat kumulai tulisan ini, kurang lebih satu jam mendekati pergantian tahun. Suara petasan sudah berkali-kali terdengar dari berbagai tempat, yang hinggap ke telingaku, yang tengah sendirian di rumah. Ya, hari ini, aku memilih tidak kemana-mana. Anak-anak dan istriku masing-masing sudah memiliki agenda sendiri menikmati perayaan pergantian tahun. Dapatlah kubayangkan keramaian di berbagai tempat di pusat kota Yogyakarta. Terbayang pula kesulitan kendaraan bermotor untuk menuju ke tempat keramaian. Membayangkan saja, dengan pengalaman berulang dari tahun ke tahun, sudah membuatku pusing. Jadi, memang nikmat merasakan kesendirian. Apalagi, televisi di rumah juga tidak hidup, lantaran sore tadi mencoba membenahi antene, malah sambungan kabel ada yang terputus.

Biarlah tanpa hiburan. Mungkin dapat lebih bermakna. Oh, ya, anggap saja itu telah kunikmati sehari sebelumnya. Ya, 30 Desember malam, atas undangan dari sahabat Setiawan Cahyo Nugroho, di rumahnya ada pementasan wayang dari kelompok Wayang Kampung Sebelah. Ini untuk perayaan khitanan keponakannya. Sangat menghibur (barangkali karena ini untuk kali pertama kusaksikan). Aku datang bersama istriku dan Mbah Suranto.  Kisah yang bertema tentang lingkungan, utamanya kelestarian pepohonan, dibawakan dengan humor-humor yang menarik, dan gerakan wayang (kardus?) yang terasa hidup dan membangkitkan imajinasi. Tawa yang senantiasa hadir. Katanya bisa membikin awet muda, bukan?  Beberapa adegan masih saja lekat dalam kepala.

Hanya di hadapan laptop. Sedari pagi, membenamkan diri, menata dokumentasi tentang teater Indonesia yang telah terhimpun dan terabadikan sebagai foto. Kegiatan yang beberapa waktu belakangan menjadi kegiatan sampingan di tengah-tengah padatnya pekerjaan. Tentang hal ini, walau pernah kutulis, sebaiknya nanti aku buat tulisan tersendiri saja ya.

Waktu terus merambat. 40 menit lagi ganti tahun. Peristiwa pengulangan yang pasti terjadi. Banyak kawan – setidaknya terlihat dalam status di Medsos – telah membuat resolusi-resolusi. Aku? Ah, entahlah. Kendati terlintas harapan yang hendak diraih, belum pernah kurumuskan secara tertulis. Harapan bisa menjadi lebih baik, sebagaimana juga terucap saat peringatan hari ulang tahun. Itu saja.

Sekarang? Sebaiknya kuucapkan pada semua sahabat dan kerabat, “Selamat Tahun Baru 2016”. Itu saja, karena malam ini jatah untuk ronda di kampung. Bersiap-siap dululah

31 Desember 2015, menjelang pergantian tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: