Tinggalkan komentar

Peringatan Hari Anak Internasional di Semarang: Wujudkan Sekolah dan Dunia Ramah Anak, Tanpa Kekerasan!

kampanye Setara

“Berbagai kasus kekerasan yang menimpa anak, baik yang dilakukan oleh orang dewasa maupun oleh anak sendiri, semakin mengemuka dan menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Bahkan ada yang menyatakan, Indonesia darurat kekerasan terhadap anak!” demikain dikatakan oleh Hening Budiyawati, pengurus Yayasan Setara Semarang.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa isu kekerasan telah menjadi perhatian Yayasan Setara, yang telah berkiprah sejak tahun 1993 di Semarang. “Tiga tahun terakhir, bersama sepuluh Sekolah Dasar, merintis terwujudnya Sekolah Ramah Anak, dengan fokus pada upaya untuk menghentikan kekerasan di Sekolah,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, Yayasan Setara juga merintis pendirian Jaringan Perlindungan Anak di tingkat komunitas, dengan wilayah yang berada di sekitar sekolah. Dengan demikian, orangtua/keluarga dan komunitas turut aktif memberikan perlindungan terhadap anak, termasuk perlindungan dari kekerasan.

Sehubungan dengan peringatan Hari Lahirnya Konvensi Hak Anak, 20 November yang juga menjadi hari Anti Kekerasan terhadap Anak secara internasional, Yayasan Setara bersama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Tengah UNICEF Perwakilan Jawa-NTB, , LP2M Universitas Negeri Semarang, dan dan didukung pula oleh Terre des Hommes Germany, ICCO-KIA, dan berbagai organisasi masyarakat sipil diantaranya; Teater Tikar, Teater Beta, Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Dian Nuswantoro, Lembaga Psikologi UNIKA, Sahabat Kapas, LPA Klaten, Forum Anak Jawa Tengah, Forum Anak Semarang, Forum Anak Klaten dan berbagai Forum Anak tingkat komunitas, Suara Muda Nusantara (SMN), juga LAPAS Anak Kutoarjo dan LAPAS Kls 1 Semarang bersama-sama menyelenggarakan “Pentas Seni dan Gelar Karya Anak-anak Jawa Tengah” dengan Tema AYO PEDULI! Lindungi Anak Dari Kekerasan.

Selain anak-anak dari berbagai komunitas dan sekolah di Semarang, acara ini juga akan dihadiri oleh perwakilan anak dari Klaten, Solo dan Kutoarjo.

Acara akan dipusatkan di halaman kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, pada hari Minggu, 29 November 2015, pukul 08.00 – selesai. Dijadwalkan dalam acara tersebut, dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah yang akan berdialog dengan anak-anak dalam tajuk “GANJAR MENGAJAR” dilanjutkan dengan sign-up Gubernur Jawa Tengah sebagai pelindung anak dan mengajak seluruh masyarakat untuk registrasi sebagai pelindung anak di www.pelindunganak.org

Pada acara tersebut, akan dipamerkan hasil karya anak, dokumentasi foto kegiatan, dan kegiatan seni. Setara Merdeka, kelompok musik yang beranggotakan personil dan relawan Yayasan Setara akan mengiringi acara tersebut dengan lagu-lagu anak merdeka dan lagu anti kekerasan terhadap anak. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: