Tinggalkan komentar

Puisi: Waktu Aku

WAKTU AKU

(Odi Shalahuddin)

waktu aku
hanya punya sepasang sepatu
itupun sudah terhiasi lubang
hanya punya dua kemeja
dan kaos-kaos kampanye
aku tidak pernah bersibuk di depan cermin
memilih seperangkat pakaian serasi

waktu aku
hanya bisa meminjam sepeda
atau kendaraan bermotor milik kawan
jangankan ke warung depan jalan,
keliling kota-pun
pasti kupilih untuk berjalan kaki

waktu aku
tak memiliki alat komunikasi
janji-janji bertemu
tepatkan tempat dan waktu
dan kita akan sama-sama tahu

waktu aku
dan juga kamu
tak pernah ragu apalagi malu
kita nikmati secangkir kopi
dengan hati-hati mengambil makanan di piring
sambil berhitung uang recehan yang ada di saku
di warung-warung sempit dan kotor
lalu bergantian menikmati sebatang kretek
kita masih banyak bicara dan tertawa

waktu aku,
ya, waktu-waktu seperti itu,
betapa kita dapat menentukan nasib sendiri!

Jatimas, 30 Agustus 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: