Tinggalkan komentar

Gairah Warga dalam Pemilihan presiden

 

Prabowo-Hatta

Tampaknya tidaklah terlalu salah, jika dikatakan pemilihan presiden Republik Indonesia untuk periode 2014-2019, yang diikuti oleh dua pasang calon, yakni: Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, telah membangkitkan gairah jutaan orang untuk terlibat di dalamnya.

Kemunculan para Relawan pendukung kedua calon, baik dalam dunia nyata, maupun dalam dunia maya yang bermain secara individual ataupun kelompok/group, menunjukkan intensitas yang tinggi untuk mempromosikan calonnya kepada publik.

Lebih dari itu, sayangnya, tampak pula kecenderungan melakukan serangan-serangan terhadap calon lain yang tidak terbatas pada kampanye negatif melainkan juga kampanye hitam. Pertarungan di sosial media, misalnya, kreativitas luar biasa dalam bentuk gambar dan tulisan, senantiasa  hadir tiada henti dalam hitungan detik pada masa kampanye dan juga hari tenang, bahkan masih berlangsung usai pencoblosan sembari menanti perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pertarungan” yang semakin memanas manakala para politisi yang berada di dua kubu juga kerap memberikan pernyataan yang tidak menyejukkan.

Beruntungnya, gesekan keras hanya terjadi di sosial media. Bentrokan fisik antar kedua pendukung, walaupun beberapa kali terjadi, dapat dikatakan jauh berkurang dibandingkan pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya (di pemilu legislative ataupun pemilu presiden). Jadi, dapat dikatakan pula, ketika secara emosional jutaan warga terlibat dalam proses “pertarungan”,  namun sebatas pada “dunia maya”.

Diakui pula, gesekan-gesekan mempengaruhi hubungan perkawanan, lantaran perbedaan pilihan. Beberapa pemilik akun facebook misalnya, pernah membuat status bahwa dirinya di-unfriend atau meng-unfriend.  Kita berharap di dunia nyata, dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan tersebut tidak berpengaruh besar bagi hubungan antar kawan ataupun kerabat.

Hasil perhitungan cepat yang umum digunakan dan dijadikan rujukan dalam berbagai pemilu, kali ini tidak senada, sehingga masing-masing pihak meng-klaim telah memenangkan pemilu. Oleh karenanya, pengumuman resmi dari KPU tentang siapakah yang memenangkan pemilu presiden, di tanggal 22 juli menjadi  saat yang dinanti-nanti.

Harapan kita semua, siapapun yang terpilih menjadi pemenangnya, dapat menjalankan mandat dan memenuhi janji-janji yang diucapkan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan Negara ini agar lebih baik.

Bagi para calon, hendaklah dapat bersikap bijak, menunjukkan sifat kenegarawanannya  dan mampu menenangkan serta mengontrol para pendukungnya agar tidak bereaksi secara  berlebihan. Biarlah pertarungan keras hanya terjadi di media sosial saja.  Kita runtuhkan segenap prasangka dan tepiskan segala rumor yang menyatakan akan terjadi kerusuhan.

Kita adalah bangsa yang telah terdidik. Tentu akan bijak dan cerdas mensikapinya. Usai pengumuman resmi, siapapun pemenangnya, mari kita dukung. Kita bangun Indonesia ini bersama-sama.

Yogyakarta, 18 Juli 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: