Tinggalkan komentar

Bencana, Oh Bencana… (1)

 

Bencana, Oh Bencana…  (1)

Ah, akhirnya kembali pulang ke Yogyakarta. Setelah sepuluh hari berada dalam perjalanan ke Jakarta, Semarang, Rembang dan kembali ke Semarang. Sebelumnya, hanya berkesempatan kurang dari satu minggu berada di Yogya, setelah melakukan perjalanan satu bulan lebih ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk beberapa acara: Kupang, Ruteng, Sumba Barat dan Flores Timur. Agenda ke depan, bersyukur diriku, setidaknya memiliki waktu dua minggu untuk tidak ke luar kota. Target yang kutetapkan adalah dapat menyelesaikan PR pekerjaan laporan penelitian yang tertunda dan dapat mengikuti beberapa kegiatan yang ada di Yogya ini.

Saat ke Jakarta, banjir tengah melanda. Walau tidak menjadi korban dan juga tidak terjebak banjir saat datang dan kepulangan, namun tetap saja prihatin dan berharap para korban yang mengungsi dapat segera kembali. Saat perjalanan dari Semarang ke Rembang, hujan deras yang mendera membuat pintu masuk kota Kudus banjir. Sopir taksi yang menghantarkanku semula ragu dan menyatakan tidak berani. Namun aku meyakinkan bahwa banjir tidak jauh, sehingga nekatlah menerobos banjir. Melewati Pati desa-desa di sisi jalan utama sudah terendam banjir. Sampai di Rembang, hujan terus mengguyur deras.

Seorang kawan sudah tiba di Rembang beberapa hari sebelumnya untuk keperluan pribadi. Keesokan harinya, menyusul seorang kawan yang berangkat dari Yogya. Kami semua hadir untuk acara “Seminar Perlunya Peraturan Daerah tentang Perlindungan Anak”. Kebetulan saya diminta menjadi moderator. Saat acara dimulai Kepala badan PBMPKB menyatakan bahwa di Kudus banjir sudah mencapai satu meter dan tidak dapat dilewati. Kawan dari Yogya yang berangkat melewati Solo dan Grobogan bermaksud  pulang melalui Semarang. Disampaikan bahwa Kudus banjir, dan sebaiknya melewati jalan alternative melalui Purwodadi, ternyata ia tetap lewat Kudus. Memang, jalan tidak dapat dilewati dan harus bermalam di mobil. Kembali arah, Pati juga sudah dilanda banjir Hingga selama tiga hari dua malam harus bertahan di Kudus.

Kawan lain dari Semarang melewati jalur Pati dan Purwodadi. Aku yang pulang satu hari setelahnya melewati Blora dan Purwodadi. Meski perjalanan menjadi jauh, namun perjalanan lancar.

Ya, banjir. Banjir melanda berbagai wilayah. Belum lama Menado terlanda banjir Badang yang menimbulkan kerusakan parah dan menyebabkan korban meninggal dunia. Jakarta, sudah dua pekan terakhir tentang banjir selalu menjadi berita utama. Jalur selatan sempat terhenti lantaran di Kutuarjo/Purworejo banjir besar. Kini, jalur Pantai utara Jawa juga lumpuh lantaran di beberapa wilayah terlanda banjir.

Selain banjir, bencana longsor menyertai pula di berbagai wilayah. Tiga atau empat bulan ini, di Sumatra Utara, Gunung Sinabung tengah aktif dan memaksa ribuan orang mengungsi.

Alam memang tengah menyapa kita. Di Indonesia raya ini.  Irama alam dan juga lantaran ulah keserakahan manusia yang merusaknya. Bencana yang seharusnya mengingatkan tentang keterbatasan kita sebagai manusia yang sama sekali tiada berdaya berhadapan dengan alam. Bencana yang seharusnya mengingatkan kita tentang bagaimana menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam tanpa membabi buta mengeksploitasi untuk mengeksplorasi segenap kekayaannya demi nafsu serakah namun menimbulkan bencana tidak hanya hari ini juga bagi masa depan kehidupan.

25 Januari 2014. Saat menunggu jadwal keberangkatan di sebuah agen perjalanan di daerah Karang Ayu Semarang, telpon dari istri disusul sms anakku mengabarkan tentang gempa yang cukup keras.  Aku yang tengah menikmati kepulan asap rokok di luar, segera masuk ke dalam, menonton televisi. Gempa berkekuatan 6.5 SR, berpusat di lepas pantai Barat Daya Kebumen. Para pegawai agen perjalanan menceritakan kepanikan mereka karena gempa sangat dirasakan. “Kami segera keluar semua, Pak,” tutur salah seorang dari mereka.  (bersambung di SINI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: