1 Komentar

Manifesto Jaya di Jalan Mulya

MANIFESTO

JAYA DI JALAN MULYA

 

Bahwa perjuangan membangun demokrasi dan menegakkan hak-hak asasi manusia, adalah langkah sejarah untuk membangun tata hidup baru masyarakat, yang dalam segala seginya bersifat menyelamatkan rakyat, membangun kesetaraan, meninggikan harkat dan martabat rakyat, dari sebuah bangsa yang merdeka.

Perjalanan panjang perjuangan bersama rakyat, menunjukan bahwa suatu perubahan yang hanya berupa sirkulasi kekuasaan, tidak akan mempunyai banyak makna, oleh karena perbaikan tata hidup rakyat, tidak terjadi sebagaimana maksud dasarnya. Perubahan yang sesungguhnya adalah perubahan yang lebih dari sekedar perubahan struktur kekuasaan negara, namun juga perubahan struktur kesadaran masyarakat, perubahan hubungan-hubungan social dalam masyarakat dan berbagai perubahan mendasar lainnya.

Kita menyadari bahwa setiap langkah perjuangan, tidak akan mudah sampai kepada maksudnya. Kita membutuhkan waktu dan kesabaran, serta kreativitas perjuangan. Di atas itu semua, mereka yang telah lebih dahulu berpulang, mengajarkan tentang perlunya terus-menerus merawat semangat perjuangan dan perlunya menjaga solidaritas, serta memastikan terus berlangsungnya langkah-langkah perjuangan di masa depan. Kita perlu menjaga kawan seiring, bahu-membahu mengatasi masalah, dan pada sisi yang lain, memperkuat kemampuan untuk saling membantu, agar langkah-langkah ke depan, menjadi semakin kokoh, lebih baik dan lebih bermakna.

Atas dasar keinginan untuk menjaga tali solidaritas, ikatan kebersamaan dan keberlangsungan semangat perjuangan, kita berketetapan mendirikan suatu wadah bersama, yang kita beri nama: Yayasan Keluarga Pejuang Demokrasi dan Hak-hak Asasi Manusia. Kita bertekad untuk memberikan yang terbaik, memberi lebih dari apa yang selama ini dapat kita berikan kepada para sahabat, kawan seiring, keluarga besar kita dan tentu kepada rakyat dan bangsa. Semoga Jaya di Jalan Mulya.

 

Yogyakarta, 15 Januari 2014

One comment on “Manifesto Jaya di Jalan Mulya

  1. […] “Harus ada tindak lanjut dari acara ini agar tidak semata-mata sebagai seremoni belaka,” demikian dikatakan oleh salah seorang penggagas acara mengingat manifesto pendirian YKPD HAM telah dinyatakan (Lihat di SINI). […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: