Tinggalkan komentar

Puisi: Bom Meledak Di Sana-Sini, Tiada Henti, Banyak Orang Bernyanyi

Bom Meledak Di Sana-Sini, Tiada Henti, Banyak Orang Bernyanyi

Bom meledak! pertama kali entah, tiada orang-orang yang mengingatnya barangkali berpikir apalah guna bila kelak butuh tentu mudah mencarinya bertanya pada sang dewa maha tahu segala dialah mbah google sosok dengan bermilyar wajah dengan tato bermilyar gambar dengan milyaran kata yang siap disulap dalam jendela-jendela tatkala engkau ketikkan kata demi kata..

Bom meledak! memecah sunyi pekuburan berkeping-keping jutaan nisan dan tanah menganga melemparkan mayat-mayat ke udara memisahkan jasad dengan kain kafannya.yang dimanfaatkan para syetan untuk menjelma menjadi manusia membaur dalam segenap ruang-ruang gelap terang dan remang-remang pada dinding kokoh maupun dinding kaca dengan kilauan lampu warna-warni yang memucat dengan iringan musik hangar binger namun senandung duka mengiris otak membekukan hati nurani.

Bom meledak! riuh tepuk tangan pada pagelaran-pagelaran meniti mimpi tatkala sang pembawa pesona bergerak ke garis aman dan jemari-jemari yang bermain pada tuts-tuts komunikasi mengalir menjadi angka-angka milyaran rupiah dan tenang sajalah engkau sebab ada pula terjanjikan hadiah sehingga harapan-harapan menjadi ladang perjudian dengan gempita upacara pemujaan membangun dewa-dewi baru yang akan menghiasi kisah-kisah infotainment atau sebagai jembatan menjadi politisi negeri ini.

Bom meledak! Saat otak-otak berhamburan berkeping-keping di aspal tersambut sorak-sorak menyambut kemerdekaan peradaban baru manusia tanpa otak yang tentunya lebih bijak daripada punya otak namun berkarat tak pernah terpakai maka bergeraklah merdeka tanpa pikiran.

Bom meledak! meledak lagi! Meledaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk!!!! Orangorang tetap larut dalam keasyikannya sendiri-sendiri termasuk kita yang menyendiri namun membangun pikuk komunitas dalam gelaktawa pada kata-kata.

Bom meledak…….

Yogyakarta, 10 September 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: