Tinggalkan komentar

Puisi: Orang-orang Kehilangan Merdeka

ORANG-ORANG KEHILANGAN MERDEKA

Orang-orang dalam dekapan tersekap sekat
jeruji penjara tak terlihat mata
silau oleh jutaan watt lampu menghujam
hutan belantara kota, rimbun gedung beton
dengan jalan aspal mengangkang menggoyang langit
asap kendaraan dan pabrik menyatu terhirup jutaan jiwa
dengarkan, musik bingar di segenap ruang hantam gendang telinga

di sini serba ada, mudah kau pilih, tentu saja jangan lupa biaya!

Orang-orang, berarak bagai awan,
susuri jalan memamah plastik-plastik hitam sungai,
sampah menghampar adalah potret tanah,
kisah yang kelak berubah jadi dongeng dan legenda
berpijak dan bermain dalam lumpurnya adalah hiburan mahal saat liburan
hingga kelak pula hanya menjadi mimpi bagi banyak orang

di sisi lain, sekelompok kecil orang bermain judi
mempertaruhkan petak-petak peta Indonesia
dari sabang hingga merauke
dengan kupon-kupon kebijakan yang dijual di pasar-pasar gelap
terhitung kata terjual, tercatat angka-angka bertebaran

ayo, siapa suka, datanglah sini, tawarkan engkau punya harga !

orang-orang, berputaran bagai gasing,
terjebak dalam kotak-kotak ajaib
menjadi robot-robot yang terus menghitung angka demi angka
kemenangan adalah dalam angka
kekalahan adalah dalam angka
angka adalah dewa semesta yang dipuja

lantas, di mana merdeka bersembunyi ?
kadang memang butuh gelap,
mencari remang, mencuri cahaya
ayolah, lihat dan cari dari barat ke timur

Yogyakarta, 17 Agustus 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: