1 Komentar

Puisi: Berita Diulang Berulang-ulang

Berita Diulang Berulang-ulang

Berita hari ini sama dengan kemarin, kemarinnya lagi, dan lagi. Tak salah bila engkau katakan pengulangan-pengulangan. Hanya beda tanggal, tempat, dan para aktor-aktornya. Hakekatnya tetaplah sama.

Masih Jokowi mendominasi. Terselip silih berganti: FPI, Tentara, Teroris, Polisi, Preman. Bhineka Tunggal Ika VS SARA. Kasus tak henti, seringkali berhenti: Korupsi. Selingan penghangat: perempuan dibalik peristiwa. Selingan penghibur, bukan pelawak, tapi pejabat dan wakil rakyat salah ucap atau asal ngecap. Membangun mimpi: gaya hidup pelesiran, gadget, fashion. Oh, ya, sebagai manusia, diberi pereda, kisah hidup sukses dan mantra-mantra bijaksana.

Pengulangan-pengulangan. Diulang-ulang, tak terbilang, selalu ada dalam setiap ruang, terus membayang. Begitulah berita, hari ini, kemarin, dan pastilah esok.

Engkau pembuat atau kurir pengganda berita?

Yogya, 5 Agustus 2013

One comment on “Puisi: Berita Diulang Berulang-ulang

  1. bagus,

    tapi koq kalimat terakhirnya kurang cocok yah..?
    masa ‘pembuat’ sih.. lebih mungkin ‘pencari’ klo menurutku,🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: