1 Komentar

Puisi: Tidak Nonton Televisi atau Tidak Baca Berita Hari Ini, Percayalah Tidak Akan Mati

George_20_Turn_Off_The_Tv-front-large

Coba matikan televisi. Coba masukkan koran dan majalah ke laci. Coba hentikan kegiatan di dunia maya dan berhenti berbasa-basi. Apa yang terjadi? Apakah dirimu diselimuti rasa sepi? Panas-dingin tubuh tersakiti? Menjadi koma, lalu mati? Cobalah lagi dan lagi.

Tontonan televisi dan berita tidak lagi menyejukkan hati apalagi menginspirasi. Justru dibangkitkan naluri liar yang saling berkonspirasi. Tak jemu berpesta-pora, bertepuk tangan atau terus mencaci-maki. Kejahatan tersembunyi. Mematahkan kesadaran dan nurani. Perlahan tapi pasti. Tanpa sadar jutaan orang menggantung diri.

Terlupa sudah sapa sang mentari yang setia mengunjungi setiap pagi. Tiada kehilangan, saat kicau burung dan gemericik air telah pergi. Sebab, kita semua senang berdiam diri. Menjadi diri sendiri. Dalam gemerlap maya yang tiada henti.

Media, pembawa warta, masihkah meraja? Atau telah tertaklukkan oleh kepentingan penguasa yang terus memainkan peranan membuat berjuta mainan agar orang-orang terus melupa? Atau telah tertaklukkan oleh para pengusaha yang tak habis-habisnya mengobral iklan membangun gaya?

Coba matikan televisi. Coba masukkan koran dan majalah ke laci. Percayalah, engkau tak akan mati.

Yogyakarta, 16 Juli 2013

Sumber gambar dari SINI

One comment on “Puisi: Tidak Nonton Televisi atau Tidak Baca Berita Hari Ini, Percayalah Tidak Akan Mati

  1. I’m not sure where you are getting your info, but great topic.
    I needs to spend some time learning much more or understanding more.

    Thanks for great info I was looking for this info for my mission.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: