Tinggalkan komentar

Puisi: Saat Orang-orang Bingung Menggunakan Uangnya

Mencari uang mudah. Modal keyakinan diri. Modal omongan. Mengalir deras pundi-pundi terisi. Semua bisa dibeli. Rumah mewah ada. Perlengkapan lengkap. Mobil sudah berjejer. Beramal juga sudah. Tapi masih saja pundi tak kosong-kosong. Berbagi kepada ratusan perempuan dan laki-laki pun tak langsung membuatnya jatuh miskin. Padahal ia bukan siapa-siapa. Hanya makelar yang dekat dengan penguasa dan pengusaha. Sekarang, mau beli apa ya?

Mencari uang kadang susah kadang mudah. Gaji rutin memang ada. Sabetan juga tak kurang-kurang. Asal hati-hati. Tak tergelincir. Biar semua orang senang, memang harus berbagi. Kalau tidak, bisa dibuat mati. Ya, walau sederhana, rumah sudah ada, alat transportasi juga tersedia. Anak-anak bisa sekolah tinggi. Nyonya bisa ikutan puluhan arisan. Membeli, masih harus berhitung-hitung dulu ya..

Mencari uang susah. Tanah tergusur. Uang ganti rugi membuat hancur. Dipermainkan para tengkulak. Mencari keadilan, seperti berteriak di tengah hutan. Bergema. Tapi terasa hanya sendiri. Anak-istri harus irit. Pendidikan tak tuntas, ayo ikutan kerja. Biar tidak kelaparan anggota keluarga. Berbaktilah.

Mencari uang sangat susah. Kerja tak didapat, lahan tak punya. Bila punya pun gagap menjadi petani. Hidup memang enak ada di sinetron. Masalah hanya soal cinta dan harta. Tak pernah ada masalah soal mengisi perut. Sekarang mau makan. Catatan hutang terhampar. Ibu warung pastilah sudah berwajah masam.

Uang. Susah dicari. Mudah dicari. Tergantung nasib. Tergantung tempat yang tepat. Tapi sayang, kesempatan tak dimiliki sebagian besar orang. Jadi menjeritlah ketika BBM naik, diikuti transportasi, diikuti barang-barang kebutuhan lain.

Semarang, 2 Juli 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: