2 Komentar

Catatan Perjalanan ke Phnom Penh (5)

INTIMIDASI DALAM ACARA MASYARAKAT SIPIL ASEAN

Salah satu workhsop AGPA yang dihadiri ratusan masyarakat

Salah satu workhsop AGPA yang dihadiri ratusan masyarakat

Terkait dengan  pelaksanaan KTT ASEAN ke 21 pada 18-20 November di Kamboja,  ada dua pertemuan masyarakat sipil, yang berlangsung di Phnom Penh yakni ASEAN Grassroots  People Assembly (AGPA) dan ASEAN Civil Society Conference/ASEAN People Forum (ACSC/APF).

Pertemuan masyarakat sipil tersebut tidak berlangsung mulus diakibatkan adanya gangguan, ancaman dan intimidasi dari pihak berwenang di Phnom Penh.

Pada saat pembukaan acara AGPA, 13 November 2012 yang dihadiri lebih dari 1.500 orang, pasokan listrik ke tempat acara dimatikan, sehingga upacara pembukaan berlangsung dalam gelap. Pemilik restaurant tempat acara berlangsung tampaknya mendapatkan tekanan dari aparat untuk membatalkan acara tersebut.

Hal serupa terjadi di tempat-tempat beberapa lokakarya akan diselenggarakan, pengelola membatalkan secara sepihak pada menit-menit terakhir walaupun sudah ada perjanjian, pembayaran uang muka dan persyaratan-persyaratan lain sudah dipenuhi. Lebih dari 250 orang peserta AGPA juga diusir dari penginapan.

Pemberitahuan dari penyelenggara AGPA mengenai rencana aksi unjuk rasa untuk menyerahkan tuntutan kepada Pemerintah Kamboja sebagai Ketua ASEAN, yang akan dilangsungkan pada tanggal 16 November 2012, ditolak oleh pemerintah kota Phnom Penh dan Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah Kamboja bahkan telah memberikan ancaman untuk melakukan penangkapan bagi siapa saja yang melakukan aksi unjuk rasa selama KTT ASEAN berlangsung.

Penyelenggara ACSC/APF mengalami perlakuan yang sama. Tempat untuk penyelenggaran acara yang telah dipesan, dua kali berturut-turut dibatalkan. Akhirnya penyelenggara  memindahkan lokasi kegiatan ke pinggiran kota di sebuah lapangan di pinggiran Sungai Mekong. Acara yang dilangsungkan pada tanggal 14-16 November ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari Negara-negara ASEAN.

Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh aparat berwenang terhadap dua acara tersebut, melahirkan protes dari 72 organisasi masyarakat sipil, diantaranya ASEAN Forum for Human Rights and Development (Forum ASIA), Southeast Asia Committee for Advocacy (SEACA), Amnesty International, dan Human Right Watch.

Dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada hari ini (15/11), mereka mendesak pemerintah Kamboja untuk segera mengakhiri intimidasi, ancaman, dan gangguan terhadap penyelenggara  dan pemilik/pengelola tempat.

“Kami mendesak pihak berwenang Kamboja untuk menghormati hak-hak dasar untuk kebebasan berekspresi dan berkumpul sesuai dengan kewajiban konstitusional dan internasional” demikian dinyatakan dalam pernyataan mereka.

Ada pandangan mengenai kekhawatian bahwa hal itu akan meningkatkan tindakan-tindakan kekerasan menjelang berlangsungnya KTT.

Sebagai Negara yang telah meratifikasi Konvensi Hak Sipil dan Politik, Pemerintah Kamboja berkewajiban untuk menghormati hak kebebasan berekspresi dan berkumpul. Hak yang juga terkandung pada konstitusi Kamboja.

Ditegaskan kembali oleh para organisasi masyarakat sipil ini bahwa mereka sangat mendesak pemerintah Kamboja untuk segera menghentikan segala bentuk tindakan yang membatasi dan mengganggu acara yang diselenggarakan oleh masyarakat sipil, dan menuntut Kamboja untuk secara konsisten melaksanakan kewajibannya sesuai dengan hukum internasional.

“Berlanjutnya pembatasan dan gangguan terhadap berbagai acara masyarakat sipil dalam beberapa hari mendatang tidak hanya memperburuk catatan pelanggaran HAM yang sudah sudah suram namun juga bisa melahirkan ejekan terhadap komitmen Kamboja sebagai negara anggota ASEAN, untuk “mempromosikan a people-oriented ASEAN dimana semua sektor masyarakat didorong untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari berbagai proses integrasi dan pembangunan komunitas ASEAN “, sebagaimana tercantum dalam Piagam ASEAN.

Phnom Pen, 15 November 2012

Catatan: Tulisan ini pernah diposting di Kompasiana

Iklan

2 comments on “Catatan Perjalanan ke Phnom Penh (5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: