1 Komentar

Suatu Perubahan, Jeng Sri

SUATU PERUBAHAN, JENG SRI (KEMANA KITA KAN MELANGKAH)

Penentuan arah hidup, ditentukan oleh tangannya sendiri. Tertancap prinsip dasar sebagai bekal mengarungi lautan tak terbatas. Akulah aku! Suatu sikap egois yang dapat dibenarkan untuk menanamkan kepercayaan pada kemampuan sendiri. Kita saling bergantung sama lainnya. Keseimbanganlah yang diperlukan antara diri dengan faktor di luar kita.

Begitulah.

Mudah-mudahan aku belum terlanjur menarik diri kamu hingga kamu merasa lepad dari diri kamu sendiri. Kamu masih punya identitas sebagai SRI. Sebagai keseluruhan diri. Aku terlalu memaksakan kamu untuk melakukan sesuatu yang di luar keinginan kamu. Hingga kamu amat tersiksa dengan situasi-situasi yang memusingkan kepala, yang membuat berjalan di suatu lorong gelap tak tentu arah. mudah-mudahan kamu masih ingat dengan pernyataan kamu pada waktu lalu, bahwa kamu ingin menjadi diri sendiri. Mudahlan di suatu lorong gelap tak tentu arah. Mudah-mudahan pula itu masih tertancap kuat sebagai prinsip dasar kamu melangkah. Lupakanlah pemaksaan-pemaksaan yang telah aku lakukan. Berjalanlah menurut keinginan kamu sendiri di mana kamu dapat menentukan arah dengan bebas dan merupakan langkah terbaik menurut anggapanmu.

Kepalkanlah tanganmu dan tantang dunia! Aku harus mampu menjadi pemenang! Aku harus mampu meletakkan diri bukan sebagai orang pinggiran yang tersingkir!

Ah, terkutuklah aku yang berusaha mempengaruhi kamu. Jangan diikuti. Terserahlah menurut kamu. Aku tidak berhak untuk membuat suatu keputusan. Aku terlalu hanyut dengan perasaan dan ambisi-ambisiku. Hingga aku hanya berada pada angan-angan. Tidak bisa memperistirahatkan pikiran dari beban-beban yang terus menghimpit. Mungkin otakku tidak mampu menjadi wadah keseluruhan. Biarkan aku sendiri! Biarkan aku memilih jalan. Biarkan kemerdekaanku! Hal itu pula yang aku cobakan untuk tidak mengusik kamu.

Bukan berarti kita berhenti untuk bicara. Kita akan terus bicara. Bicara tentang keinginan kita. Bukan keinginan Aku atau keinginan Kamu. Kita bicara sebagai satu kesatuan. Biarlah si Aku. Biarlah si Kamu. Bisa jadi kita bicara tentang Aku, bicara tentang Kamu dengan persetujuan Kita. Kita tidak mengusik siapa-siapa. Kita hanya mengusik Kita.

Keputusan-keputusan Kita. Biarlah kita sendiri yang memutuskannya. Semua apa yang menjadi suatu keputusan di atas adalah keputan si Akulan di suatu lorong gelap tak tentu arah. Mudah. Bukan keputusan Kita. Kamu mungkin bisa menggugat lagi. Biarlah kita membuat persetujuannya sendiri. Aku dan Kamu hanya bisa membantu proses Kita. Tidak saling intervensi. Semua merdeka.

Kita sedang merana. Aku dan Kamu tidak pernah membuat definisi tentang kita. Lihatlah kita yang sedang dirundung bingung mencari sosoknya yang belum terbentuk. Aku hanya sibuk mengikut dan mengajak Kamu. Begitupun Kamu. Hingga terlupa dengan Kita. Apakah Kita akan terbentuk? Tergantung komunikasi si Aku dan si Kamu.

Memang agak rumit untuk membentuk Kita. Sebab di dalamnya terdapat minimal si Aku dan si Kamu. Bisa jadi si Dia. Dan Kami. Bingung? Sudah sewajarnya.

Jeng Sri, sayangku, kasihku,

Bangunlah dan tegarkan serta musnahkan rasa kantuk yang terus menyerang. Berteriaklah sebagai Sri. Katakan kamu tidak sudi untuk mengikuti mimpi-mimpi Odi. Katakan bahwa perjalanan menuju impian hanyalah mimpi-mimpi buruk yang terus membenturkan Sri pada rasa sakit. Sakit-sakitlah sendiri. Jangan ajak-ajak. Terjanglah dan porak-porandakan segala apa yang telah membelenggu Sri yang dilakukan entah sadar maupun tidak oleh Odi.

Lakukanlah! Lakukanlah! Lakukanlah! Rebut kemerdekaanmu! Bertahtahlah di dalam dirimu sendiri. Sri bukanlah robot! Sri adalah manusia! Punya pikiran! Bisa jadi sama pikiran dalam hal tertentu, itulah yang akan menjadi kesepakatan! Untuk hal lainnya jangan dipaksa untuk menerima! Sri adalah manusia yang punya pikiran dan merdeka! Ukuran suka atau tidak suka adalah relatif. Lepaskan jaring-jaring yang menjebak! Berteriaklahlan di suatu lorong gelap tak tentu arah. Mudah! Perjuangkanlah! Dan raihlah kemenangan!

Dunia masih ada

Salah siapa
Siapa salah
Salah-salah siapa
Siapa-siapa salah

1991.

Iklan

One comment on “Suatu Perubahan, Jeng Sri

  1. indah mas…. dan beberapa kata “mbeling” yang sangat menginspirasi….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: