Tinggalkan komentar

(puisi) Sambut Pagi

Jelang Subuh,
Mimpi menepi
Kendati harap
Ada yang tertinggal

Biar lekat dalam ingatan

Sambut pagi
Menanti mentari
Ah, lembaran apa
Hendak kau buka?

Jangan meragu  lukis rencana

hei, jangan termangu
segera bangkit usir kantukmu
menyusuri peta buta tak terlupa
dapur dan kamar mandi

buat kopi dan segera mandi !

teruslah ternikmati

Yogya, 7 April 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: