Tinggalkan komentar

Selamat Ulang Tahun Sastra Pawon

Disenggol oleh seorang rekan dari Solo, Fanny Chotimah, dan disusul tag dari foto banner acara,  saya berjanji akan datang ke acara ulang tahun kelima dari Buletin Sastra Pawon pada tanggal 15 Pebruari 2012, bertempat di Balai Soejatmoko, Solo.

Terus-terang karena keterbatasan pergaulan, saya baru mengenal nama Sastra Pawon ketika berjumpa Fanny dalam acara pembacaan puisi Simon hate di Karta PustakaYogyakarta. Saat itu, saya sempat meminta bulletin yang diterbitkan untuk lebih mengenalnya, yang sayang belum ada kesempatan untuk mendapatkan.

Awalnya saya berencana datang bersama istri. Kebetulan Fauzan, adik yang tinggal diJakarta/Bogordan ibu saya tengah berada di Yogya, tertarik juga untuk hadir, dan berencana akan singgah ke rumah seorang sahabat lama.

Rencana berangkat selepas maghrib tertunda lantaran larut dalam perbincangan tentang renovasi rumah. Baru tersadar ketika waktu hampir menunjukkan pukul 19.00. Lalu segeralah bergegas.

Tiba di Balai Soejatmoko waktu sudah menunjukkan pukul 20.30. Acara tentu saja telah berlangsung. Pada saat itu, beberapa orang tengah melakukan testimony terhadap Sastra Pawon yang berdiri pada tahun 2007.

Sekitar limapuluhan orang lebih berada dalam bangunan yang dulunya menjadi tempat tinggal Soejatmoko, salah seorang intelektual terkemuka diIndonesia, pada masa kependudukan Jepang. Bangunan yang kemudian pada tahun 1980 dibeli oleh Kompas  yang kemudian direnovasi pada tahun 2003 dan diresmikan menjadi Balai Soejatmoko pada tanggal 30 Desember 2004 oleh Jakob Oetama, pada beberapa tahun terakhir dikenal sebagai tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan kesenian di Solo. Bangunan ini sendiri kini menjadi bagian dari Toko Buku Gramedia Solo.

Awalnya saya hanya berdiri di depan pintu masuk, sambil celingak-celinguk berharap ada orang yang saya kenal. Pertama sempat melihat Fanny, tapi kelihatan tengah sibuk Kemudian, melihat songsong, yang segera keluar, menyalami kami, lalu memanggil Laras, adiknya. Ibuku dan istriku masuk ke dalam, bertemu dengan Fanny.

Lama-lama, tak tahan pula berdiri di luar, aku dan adikku masuk, dan duduk di bagian belakang, sambil menyimak komentar dan pandangan dari orang-orang yang hadir.

Sayang, kami tidak berada di sana sampai acara berakhir. Rencana untuk berkenalan dan ngobrol-ngobrol dengan para anggota Sastra Pawon tidak jadi terlaksana. Kami mengunjungi rumah sahabat yang kebetulan berada di sekitar tempat itu.

Tapi, tetap saja perlu saya sampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Sastra Pawon, berharap dapat terus membangkitkan gairah bersastra khususnya bagi kaum  muda untuk menikmati dan berkarya. Sukses selalu Sastra Pawon….

Salam,

Yogyakarta, 16 Pebruari 2012
Odi Shalahuddin

Foto lainnya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: