Tinggalkan komentar

69 (Enampuluh sembilan)

69 (ENAMPULUH SEMBILAN
Odi Shalahuddin

Kukabarkan padamu kawan, aku mendapat nomor 69. ya 69 atawa Enam Puluh Sembilan. Janganlah tertawa dulu atau berpikir yang tidak-tidak. Inilah nomor yang kudapatkan pada acara Fiksi Surat Cinta.

Wah, nomor yang bagus menurutku. Dibolak-balik tetap saja berangka sama. Hush, sekali lagi, jangan berpikir yang tidak-tidak. Memang 69 nomor yang kudapat. Tentu saja, bukan akal-akalan dariku mendekati para admin. Tapi memang kebetulan mendapat nomor 69. Sekali lagi kuingatkan agar dirimu tidak  berpikir yang tidak-tidak, apalagi  mengkaitkan dengan gaya 69. Walau kita sama tahu, itu juga terkait dengan cinta.

69, dibolak-balik tetap sama. Angka bermakna buatku. Pada tahun itulah, aku pertama kali menangis, menyapa dunia ini. Ah, kuhitung, ternyata angka 4 di depan sudah tertera. Sama sekali tidak terasa. Rasanya baru saja kemarin, aku bermain-main, mencuri kue di lemari rumah sendiri. Ah, tentang ini, Ibuku selalu tegas. Apapun, makanan apalagi, semua harus terbagi rata. Walau ada anggota keluarga yang tidak ada, tetap terbagi, menunggu kepulangannya. Nah, ini biasa disimpan di lemari.

69, itulah angkaku, perlu kukabarkan padamu. Hanya untuk menyatakan betapa suka hatiku. Malam fiksi surat cinta, aku merasakan kecintaan luar biasa. Hanya saja, seperti biasa, aku terlalu gagap untuk menulis surat cinta. Maka surat terbuka bisa menyapa padamu, siapa saja, kawan-kawanku.

Begitu dulu ya, hai kawan…

Yogyakarta, 14 Agustus 2011

_____________________________

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: