Tinggalkan komentar

Desa Rangkat di Mana Ya..?

DESA RANGKAT DI MANA YA…?
Odi Shalahuddin

Desa Rangkat dalam imajinasi

“Maaf, Desa Rangkat di mana, ya?”

“Itu loh, di kaki gunung Naras,”

”Hm, Gunung Naras di mana?”

”Gunung Naras yang berdampingan dengan pesisir samudra Hikmah,”

”Samudra Hikmah di mana?”

”Dekat perbukitan cinta,”

“Bukit cinta di mana?”

“Ah, kamu bertanya terus….”

“Bukankah kalau tidak tahu harus bertanya, agar tidak tersesat di jalan,”

“Benar sih,”

“Ini aku pegang peta, ingin liburan ke desa Rangkat,”

”Wah, jangan lihat peta. Memang Desa Rangkat, desa terbesar di dunia, tapi belum ada dalam peta. Yang membuat lupa atau terpesona sehingga menyembunyikan Desa Rangkat,”

”Jadi… Kalau mau ke sana, bagaimana?”

”Ya, datangi saja Kompasiana?”

”Loh, kok?”

”Mau tanya di mana Kompasiana?”

”Bukan sih, tapi…. aduh kok aku garuk-garuk kepala yang tidak gatal sih,”

”Wah, mau menyindir…”

”Maksudnya?”

”Mau nyindir karena ada iklan sampo di setiap tulisan,”

“Oh, bukan, bukan, aku malah gak tahu… Kalau mau ke kompasiana naik angkutan apa ya..?”

”Loh?!”

”He.h.e.h.e.he. beneran, belum tahu juga,”

”Wah, gak gaul kamu… Masak gak tahu kompasiana di masa sekarang ini?”

”Ya, kalau belum tahu, harus dikasih tahu dong,”

”Ya, sudah, buka laptop-mu,”

”Gak punya. Memang wajib,”

”Ya, gak sih.. ke warnet saja deh,”

”Warnet yang mana?”

”Warnet mana saja,”

”Oh….”

”Buka Internet explorer atau google Chrome, atau apalah. Lalu kamu ketik. http://www.kompasiana.com

”Terus ada informasi ke desa Rangkat?”

”Iya, kamu ketik di ruang search, Desa Rangkat atau rangkat, maka kamu sudah bisa mengunjungi berbagai sudut desa rangkat…”

”Oh, gitu, ya… Terus, ada informasi bagaimana cara ke desa Rangkat?”

”Ya, sudah, kamu sudah sampai di desa Rangkat. Desa Rangkat itu, desa imajinasi. Dibangun dan dikembangkan oleh orang-orang yang aktif di kompasiana. Para kompasianer disebutnya,”

”Oh, begitu toh….? Gak jadi liburan deh ke desa Rangkat… Padahal aku sudah menabung biar bisa ke sana,”

”Tenang, kalau itu, kamu bisa kunjungan ke para warga rangkat… Mau yang di mana? Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, atau mau yang di luar negeri…. Pasti ada warga rangkat di sana. Menyatu dalam kompasiana. Bersenda gurai dalam group di FB… “

“Ok, makasih, ya….”

“Eh, maaf… Lama ngobrol, kamu sendiri siapa sih?”

“Putri Tebu….”

“Oh…..!!!” .

Yogyakarta, 3 Juli 2011

______________________

Catatan: Putri Tebu adalah pendiri Desa Rangkat dalam sejarah imajinasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: