Tinggalkan komentar

(puisi) Tanah Bertaruh Nyawa

TANAH, BERTARUH NYAWA
Odi Shalahuddin 

dari tanah
kembali
ke tanah

tanah
di bumi
bukan milik
siapa-siapa
tapi mengapa
ada yang empunya?

tanah
terolah membangun
kehidupan dan peradaban
ketika terpetakan dan dipetak-petak
tanpa memperhitungkan orang-orang di dalamnya
yang telah bertahun dalam sekian generasi
menjaga keseimbangan menjadikan sandaran
tiba-tiba menjadi tamu di rumah sendiri?

tatkala pertukaran adalah catatan angka-angka
maka kepentingan bersama bukan menjadi jiwa
lantaran siapa kuasa jadi pemangsa, menumpuk harta menjadi kaya

bumi yang renta tetaplah kaya
bila saja terbagi rata, semua bisa jadi sejahtera
tiada tuan-tuan tanah yang di mana letak-nya pun kerap lupa
tiada orang-orang yang berjuang mempertahankan dan menuntut haknya
kita-pun tak perlu mencatat jutaan luka, berdarah, seringpula bertaruh nyawa

ini bila….
tapi sesungguhnya?

sejengkal tanah
akan dibela
dengan nyawa

dari tanah
kembali
ke tanah

Kupang, 12 November 2011
(tatkala menikmati gambar-gambar Yayak Iskra)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: