Tinggalkan komentar

Kita Memang Gak Mau Susah


Watak kita memang gak mau susah. Bila bisa gampang, kenapa dibuat susah? Yang susah saja bisa dibuat gampang, kok.

Tapi, dasar manusia, sering kita sengaja menciptakan agar orang bersusah payah. Mengurus sesuatu, dilempar-lempar. Kalau orang sudah terengah-engah, seakan ada kepuasan dalam diri kita. Tapi, gak mau susah, itu juga gampang. Asal ada amplop. Jangan lupa isinya. Amplop lupa tak mengapa, isinya jangan, dong. Tenang, pasti semuanya bisa beres.

Gak mau susah, itu baik. Asal tidak merugikan orang lain. Anda sebagai orangtua, biasanya malah senang kalau anaknya adalah penurut. Tidak banyak menuntut dan tidak suka kentut. Anda bisa marah-marah, kalau anak luar biasa aktif. Anda lupa harus bersikat arif. Dan tugas anda sebagai orangtua adalah mendidik. Bukan mengurung dan mengkerangkeng kebebasan anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Kalau anda guru, sama saja. Anda lebih suka bila murid baik-baik semua. Syukur kalau pintar-pintar. Perhatian anda bisa jadi lebih. Ini bisa dianggap sebagai kebanggaan. Memuji diri sendiri tak berkesudahan. Tapi kalau ada yang dianggap bodoh, usil dan bandel. Uh, pikiran anda jadi terganggu. Hari-hari lebih banyak menggerutu. Itu semua dianggap mengusik hati guru.

Kita memang gak mau susah. Tapi sering luput membuat orang lain menjadi susah. Tolonglah, bila meminjam buku, jangan lupa mengembalikan. Meminjam uang, jangan berpura-pura lupa. Mengembalikan jangan dianggap beban. Jangan dianggap membuat susah diri. Mau enak, tapi buat orang lain susah.

Kita memang gak mau susah. Apalagi harus bersusah payah. Namanya kan juga manusia.


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: