Tinggalkan komentar

13 (Tiga Belas)

13 tahun lalu. Ya 13 tahun lalu. Di bulan Mei. Pada tanggal 13 Mei, telah berlangsung kerusuhan. Terpicu situasi krisis ekonomi dan tewasnya empat mahasiswa Trisakti pada demonstrasi tanggal 12 Mei. Selama tiga hari, 13-15 Mei 1998, kerusuhan di Jakarta yang juga diikuti di beberapa daerah, telah menjadi sejarah hitam bagi bangsa Indonesia.

Penjarahan, orang-orang terkunci pada pertokoan yang terbakar. Pelecehan dan perkosaan, terhadap para perempuan etnis Cina, termasuk salah seorang siswi SMA yang menjadi relawan kemanusiaan turut menjadi korban. Diperkosa dan terbunuh.

Ya, 13 tahun lalu. Di layar televisi melihat Jakarta berkobar. 13 tahun lalu, ketika anak pertamaku menjerit dan tidak ingin lagi melihat layar televisi. Ketakutan teramat sangat melihat kekacauan, pemukulan dan penyiksaan berdarah yang membasahi bumi pertiwi serta letusan-letusan senapan yang menghujam.

13 tahun lalu. Darah jua menjadi sejarah tergulingnya kekuasaan. Mengulang sejarah-sejarah masa silam. Tentang pergantian kekuasaan berdarah.

Pada saat dunia terasa kelam, dalam kesedihan, masih lahir secercah harapan tentang perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini: REFORMASI.

Tapi, hingga kini, masih saja masih tersimpan sisi gelap yang tak bisa mengemuka. 13 orang masih hilang atau dihilangkan, tak tahu rimba, tiada kabar berita. Setelah puluhan aktivis gerakan pro demokrasi yang dianggap menghantui kekuasaan diculik. Beberapa telah kembali. Tapi 13 orang itu? Adakah kabar tentangnya?

Ah, menjadi teringat pula. Ketika akhir 90-an mahasiswa kembali bergerak. Mengisi ruang-ruang jalanan menyuarakan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat. 13 orang aktivis ditangkap dan dipenjara.

Masih teringat lagu gubahan Yayak Iskra:

Kawan kami tiga belas
Dipenjara polisi
Salah dan dosanya tak jelas
Kami tak bisa mengerti  

Negeri ini memang kacau
Hukum sudah tak dihirau
Kami tak sudi kawan kami
Mati ditembak polisi

(1988)

Yogya, 12 Mei 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: