Tinggalkan komentar

(puisi) Jangan Dengarkan Hati

Jangan Dengarkan Hati

jangan
dengarkan hati yang gundah
sebab keputusan bisa salah

jangan
dengarkan hati yang marah
sebab tindakan bisa tak terarah

jangan
dengarkan hati yang terluka
sebab hal tertoreh bisa tak mengena

jangan
dengarkan hati yang meradang
sebab tak tertahan bisa menyerang

hati-hati
dengan hatimu
jangan lupa
hati nuranimu

Yogya, 1 November 2011
(Teringat diskusi dengan Bung Katedra)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: