Tinggalkan komentar

Maaf Aku pakai Topeng Dulu, ya..

MAAF, AKU PAKAI TOPENG DULU YA 

Maaf, aku pakai topeng dulu ya. Lagi diskusi apa ini? Hm.. aku harus tahu dulu. Biar tepatlah menggunakan topeng. Bukankah tidak lucu, aku memakai topeng badut padahal diskusi yang berlangsung adalah diskusi politik. Walau kita sama-sama tahu, memang banyak pula badut-badut politik.

Sebaliknya. Tidaklah pas, bila kukenakan topeng yang murah senyum tatkala diskusi yang berlangsung adalah soal bencana atau juga nasib buruk yang masih menimpa anak-anak kita.

Katakan saja, jangan meragu. Apalagi sampai mengernyitkan dahimu. Tenang, aku memiliki stok topeng yang cukup banyak untuk berbagai situasi. Bukankah sejak kecil, kita memang diajarkan untuk siap beradaptasi? Lantaran itulah kita disebut sebagai manusia beradab.

Oh, bila gelap…? Tentu aku perlu tahu juga. Gelap lantaran mati lampu karena PLN tak becus mengatur penerangan atau memang sengaja lampu dimatikan untuk bergelap-gelapan? Serius aku perlu tahu itu, Agar topeng yang kukenakan bisa pas, bisa sesuai dengan situasi, bisa nyaman dengan suasana. Ya, agar tidak dianggap jadul, bolehlah…

Tolong kabarkan. Bila perlu bisikkan di telingaku. Sungguh aku memintamu. Tenang saja, akan kutunggu dengan sabar kabar darimu. Terpenting, memang banyak stok topeng, jadi janganlah terlalu khawatir.

27 September 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: