Tinggalkan komentar

Boleh Dong Orang Bosan

Bosan.
Jenuh.
Itu-itu saja, sih.
Wajar kan?

Terus terang, tiba-tiba saja kebosanan hadir, merayap, melumpuhkan segenap daya. Sehingga aku terkulai. Mencoba tegak. Tetap saja tak bisa. Pandangan mata kosong. Isi kepala berputar. Tanpa membangun bentuk. Ruwet. Kayak benang kusut.

Kalau bosan, kata orang, cari kegiatan baru. Kegiatan yang disenangi. Hobi barangkali. Nah, itu masalahnya. Aku lagi bosan dengan kegiatan baru. Kegiatan yang telah membuai seluruh daya. Lantas kegiatan baru macam apa lagi? Aku itu orangnya susahan. Kalau sudah senang sesuatu, ya hanya itu-itu saja. Kering. Seperti tanah retak di musim kemarau. Atau debu-debu di padang pasir.

Jadi, bagaimana dong? Tidak ada dokter spesialis khusus untuk orang bosan ya? Atau obatnya? Gak peduli deh dengan obat generik  atau non generik. Herbal juga boleh. aku telah memutuskan. Bila ada, maka aku akan membeli dan menggunakannya. Aku akan berusaha keras. Melakukan sesuatu yang jarang aku lakukan. Minum obat. Untuk kali ini, benar. Aku mau deh.

Bosan itu pada akhirnya menimbulkan rasa sakit. Berputar-putar, pasti pusing kan? Bagai mata buta. Meraba-raba. Tanpa tahu arah.

Gila. Padahal yang aku lakukan. Yang membuatku lupa waktu. Rela menolak pekerjaan. Rela meninggalkan pekerjaan. Hanya menulis. Menulis apa saja yang kusuka. Menghujat diri sendiri. Memuja diri sendiri. Memuji dirimu. Menyemangati. Berbagi. Itu kurasa sangat membahagiakan. Tak ternilai.

Jadi, bisa kau bayangkan sendiri. Betapa tersiksanya. Melakukan sesuatu tanpa didikte. Bukankah itu sesuatu kebahagiaan. Melakukan sesuatu yang di atur sendiri. Bukankah itu suatu kemerdekaan?

Dalam kebosanan. Aku lalu membayangkan. Apakah presiden pernah bosan jadi presiden? Apakah para wakil rakyat pernah bosan duduk di parlemen (bosan dia lalu jalan-jalan)? Apakah para pengusaha, bosan dengan keuntungan berlimpah?

Bila itu terjadi, apa ya yang dilakukannya? Membayangkan rakyat yang bosan dalam posisinya sebagai rakyat? Lalu minggat?

Wah, memang gak kebayang. Maklum lagi bosan sih. Jadi ruwet. Gak bisa berpikir. Gak bisa membayang-bayangkan. Gak bisa….. Lha, tapi kok dari tadi ngoceh melulu????

Yogya, 21 Desember 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: