Tinggalkan komentar

Banyak yang Mau Ditulis, Tapi Tak Ada yang Tertulis

Banyak yang Mau Ditulis, Tapi Tak Ada yang Tertulis 

Bisa terhitung dengan jari, memasuki tahun 2012 ini, tak lebih dari hitungan sepuluh tulisan yang berhasil dibuat. Padahal ada berbagai ide dan peristiwa yang seharusnya bisa ditulis. Entah mengapa, rasanya malas sekali.  

Kasus AAL, anak yang berkonflik dengan hukum (AKH), yang dikenal dengan kasus sendal jepit-nya, saya mencoba untuk menuliskannya. Ceritanya akan membicarakan tentang situasi AKH dengan beranjak pada kasus AAL tersebut (yang rupanya tersusul dengan berbagai kasus AKH di berbagai wilayah Indonesia. Tapi, inipun terabaikan, lantaran sudah terlalu banyak orang yang menuliskannya. Apalagi di sebuah situs yang menyatakan dirinya sebagai jurnalisme warga. Sudah puluhan atau bahkan bisa ratusan jumlahnya yang menulis tentang AAL ini dalam beragam perspektif, termasuk mengilhami karya-karya fiksi.  

Ada peristiwa sastra, yang biasanya saya rajin untuk menuliskan reportasenya, tapi ya, begitulah, memang kemalasan lagi meraja. Belum lagi, draft-draft tulisan, yang tentunya juga tak terjamah. Wah, padahal dulu saya pernah terinspirasi dari seorang kawan dengan motonya yang saya suka: Menulis, minimal satu setiap hari. Untuk awal tahun, berarti kegagalan atas ini.    

Di sisi lain, beberapa pekerjaan juga menuntut saya untuk menulis. Soal ini, walaupun kemalasan meraja, tetap harus dikerjakan, walau merayap, dan banyak diselingi kegiatan lain (selain kondisi tubuh memang tidak begitu sehat), sehingga banyaklah deadline yang terlewati. Bahaya!  

Sebagai selingan, untuk mengalihkan pikiran, dan menuruti saran seorang sahabat, saya mencoba menghimpun kembali tulisan-tulisan yang tersebar di tiga blog untuk ditempatkan di satu blog saja. Padahal dulu, karena saya bingung, maka saya pecah ke blog dengan tulisan-tulisan yang spesifik saja. Misalnya tulisan tentang anak-anak saya tempatkan di blog ”ANAK DUNIA”, cerpen-cerpen saya tempatkan di ”CERPEN ODI” dan puisi serta tulisan lepas berupa ocehan-ocehan saya tempatkan di ”OCEHAN ODI”. Nah, sekarang, secara perlahan saya posting ulang di blog ini, lalu menghapus file yang ada di blog asal. Kelihatan sederhana, tanpa sadar malah banyak menggunakan waktu. He.he.h.e.he. 

Banyak yang saya mau tuliskan. Setidaknya sudah ada dalam kepala. Tapi agar tak terulang, seperti tahun-tahun lalu, memang harus menggerakkan jemari dan memulainya. Memainkan tuts-tuts keyboard agar terlontar kata-kata. Entah menjadi apa. 

Sebagai awal, ya tulisan curhat ini. 

Salam 

19 Januari 2012

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: