Tinggalkan komentar

(puisi) Mengapa Harus Takut

MENGAPA HARUS TAKUT 

Ini memang bukan jamannya lagi. Melempar batu sambil sembunyi. Tenanglah, tidak akan ada ancaman jeruji, apalagi dibuat mati. Semua sekarang sudah bisa bernyanyi, tanpa perlu ada seleksi. Jadi, tenangkanlah hati, bila berdiskusi, tak perlu lagi ragukan diri.

Apakah dirimu kupanggil saudara atau saudari, tidaklah akan ada yang peduli.  Terpenting, bukanlah basi-basi atau menyerang sana-sini, apalagi sering tanpa bukti. Mari bangun demokrasi. Membangun kita punya negeri. Tenanglah, akan kubuatkan secangkir kopi, panas mendidih asal bisa tentramkan hati. Ini bukan sogokan, apalagi mengklaim dirimu terbeli. Santailah di sini, ini, benar-benar kopi.

Jadi, tak ada alasan untuk bersembunyi. Semua terbuka tak perlu ada yang ditakutkan lagi.

Mari……

27 September 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: