Tinggalkan komentar

(puisi) Membayang Wajahmu

MEMBAYANG WAJAHMU

jatuh wajahmu
pada aspal
terlintas roda
tapi membayang
pada kilatan cahaya
lampu kota

dikutuki
namun terpuja
tetap saja ada
mengiringi
jalannya peradaban
di setiap ruang

isak hati
berbaur gelegar
desah tertinggal
tertimpa kelakar
ah,
hidup memang
tak pernah bisa diduga
lembaran sejarah-pun
tergantung pena
menjadi
atau
sirna

pelacuran
memang
tak pernah
mati

26 Oktober 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: