Tinggalkan komentar

(puisi) Masih Saja Kisah Duka

MASIH SAJA KISAH DUKA 

layar monitor-pun telah tergetar
ketika kata-kata terketik hanya deretan kisah duka
bencana, dalam irama alam dan ulah manusia
banjir, tsunami, gempa, letusan gunung berapi, kebakaran
penggusuran, penyiksaan, perkosaan, perampokan
korupsi, penyalahgunaan kekuasaan

mata terantuk batu dalam kantuk
telinga ditulikan oleh perdebatan tanpa ujung
deretan kata-kata aturan perundangan
menggigil kedinginan di tengah sengatan matahari
angin berlalu, tumpahkan air mata

layar monitor-pun telah tergetar
bersama jemari yang tiba-tiba kaku
tak bisa menari-nari lagi
listrik tiba-tiba padam
semakin sempurnalah segenap dendam

23 November 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: