Tinggalkan komentar

(puisi) Dan

DAN 

Senyap,

suara riuh
yang tadinya tiada henti
tak bermakna tiada mengapa
yang penting mampu menggetarkan dedaunan
secara tiba-tiba lenyap

Bisik-bisik,

dan suara-suara tersisa
seakan hendak berkata masih ada
tiada pula yang menggagasnya
orang-orang asyik lagi dengan dirinya sendiri
orang-orang asyik lagi dengan mimpi-mimpinya
orang-orang asyik lagi menerka-nerka dan membangun berita

tapi,

apa pula yang diam-diam
mulai bergerak, berlompatan
bagai bajing-bajing loncat menguasai jalanan
seraya menyebar mimpi-mimpi usang yang dulu dipatahkan

Selanjutnya,
apa yang akan terjadi?

Yogyakarta, 15 Agustus 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: