Tinggalkan komentar

(puisi) Catatan Pemimpi #2

CATATAN PEMIMPI 2

berita terbaca
saat angin lewat
hati tercekat
begitu cepat
telah berganti rupa

rasa belum lupa
aspal tergores luka
darah kaum muda
yang kena siksa
lantaran berani bicara

lagu-lagu:
“darah juang”
“rakyat bersatu”
”dibawah topi jerami”
akankah hanya kenangan
bahwa ”pernah”

hiruk pikuk lima tahunan
bagaikan pasar:
tawar-menawar
saling menjajakan

seandainya,
tetap bersatu
membangun Indonesia baru
apa yang akan terjadi?

3 Juli 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: