Tinggalkan komentar

(puisi) Seandainya Masa Kampanye Tak Pernah Usai

SEANDAINYA MASA KAMPANYE TAK PERNAH USAI

Seandainya masa kampanye tak pernah usai,
Pastilah asyik…
Seluruh warga bisa termanjakan
Kerap dikunjungi para tokoh-tokoh yang biasa dilihat di media massa
Atau setidaknya tidak asing dengan nama-nama mereka

Ketika bersuara, sang tokoh akan manggut-manggut mendengarkan
Mengucap keprihatinan, berjanji akan memperjuangkan, kadang disertai isak
Atau akan berbicara berapi-api, menggelorakan semangat pendengarnya

Pertemuan demi pertemuan akan menjadi biasa,
Dan ramainya hadirin akan pula menjadi biasa

Bersorak gembira, bantuan menjadi mudah tak perlu dicari
Malah agak susah melakukan penolakan-penolakan
Tapi kalau sisipan dalam amplop kecil, tak usahlah kau Tanya

Seandainya masa kampanye tak pernah usai,
Milyaran atau bahkan triliunan akan mengalir ke bawah
(Dan tak usah berkesah tentang konvoi kendaraan arus massa)

Sayangnya, masa kampanye hanya sebentar saja,
Masa-masa berikutnya, kita harus kerja keras banting tulang
Mengais remah-remah yang menjadi bahan rebutan
Berbagai kebutuhan mengalir deras
Sedang putaran uang selalu saja tersedot ke atas

Ayo, kita usulkan setiap saat adalah masa kampanye
ha..ha..ha..ha..ha..

16 Maret 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: