Tinggalkan komentar

Suara Warga di Kompasiana

Odi Shalahuddin

Inilah Kompasiana, memang sangat luarbiasa. Sudah banyak anggotanya, tujuhpuluh ribu lebih jumlahnya. Kau hanya satu diantaranya. Pastilah sangat terpesona, sehingga setia menggumulinya. Mencuri waktu dalam kerja, sekedar mengintipnya, atau menyelipkan karya-karya. Ada rasa, ingin selalu membuka, bayang-bayang senantiasa menggoda. Bila tak sempat, ah, alangkah sakit rasanya. Merasa sangat menderita.  

Segala jenis tulisan ada. Dari fiksi, humor, hiburan, olahraga hingga berita. Tapi jangan tanya tentang agama. Walaupun sampai sekarang masih ada, tapi rubrik ini telah dihapusnya. Sebab dianggap bisa menimbulkan bencana. Lantaran keyakinan menjadi arena saling cerca. Ayo, janganlah ragu, apa kau suka, pastilah ada.

Apalagi banyak tulisan berharga dan layak dipercaya. Sejauh engkau cermat memilihnya. Asal buka, ya, jangan kecewa, bukankah sudah dikatakan di sini serba ada. Bahan yang kau butuhkan tersedia, tidak butuhpun, hadir menyapa. Ah, janganlah engkau lupa. Ini soal sangat sederhana. Tidak mengada-ada.

Ambil saja manfaat. Dari tulisan orang-orang hebat. Ada mantan pejabat, ada juga yang masih menjabat. Kalau penjahat? Ah, janganlah dulu berpikir sesat. Kalaupun ada, semoga sudah bertobat. Tidak ada larangan sejauh sepakat. Pada aturan dan tata tertib yang sudah dibuat.

Beragam profesi, pastilah ada di sini. Tidak peduli putra ataupun putri. Muda ataupun tua. Ada dosen, sastrawan, usahawan. Ada pelajar, mahasiswa. Ada jurnalis dan penulis. Tak bergelar ataupun bergelar. Oh ya, banyak doktor dan profesor di sini. Dokter juga banyak kok.

Nah, itulah suara-suara warga yang terlontar lewat tulisan-tulisannya. Hanya aku masih bertanya. Bukankah banyak diantara kita, bekerja bersama warga lainnya, mengapa tidak diajak saja. Ayolah kita dorong para buruh, para petani, para abang becak, anak jalanan, nelayan, untuk membuka akun di sini. Biar mereka bisa berekspresi. Juga membangun suara-suaranya. Suara warga sejati.

Mungkinkah?

Yogyakarta, 11 Agustus 2011

komentar-komentar di Kompasiana:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: