Tinggalkan komentar

Admin, rubah saja kriteria itu

Odi Shalahuddin

Tentulah dilandasi niat baik. Tentulah pula sebagai wujud proses transparasi. Admin yang memiliki kewenangan, telah membuka kriteria yang ditetapkan atas tulisan untuk dijadikan headline, highlight dan terekomendasi. Hal ini seperti diposting oleh admin Kompasiana dalam sebuah tulisan . Tentu ini hal yang luar biasa dan tidak bisa kita jumpai di tempat lain. 

Dibukanya kriteria, menyebabkan para kompasianer menjadi tahu. Kompasianer bisa memberikan penilaian dan mengkritisinya pula. Termasuk apakah admin menggunakan kriterianya secara benar atau tidak. Ukurannya? Ya, kriteria itulah yang menjadi dasar kerja bagi admin.

Memang pada perkembangannya, banyak yang berpandangan bahwa ketiga soal itu adalah kewenangan admin. Benar, itu pasti tidak salah. Tapi, kewenangan yang dimiliki dengan menggunakan kriteria yang telah diumumkan secara terbuka.

Bila kriteria tersebut tidak dijalankan secara konsisten, mungkin karena perkembangan situasinya yang semakin menyulitkan dan dibutuhkan prioritas, saya usulkan sebaiknya admin mengganti kriterianya. Misalkan: tulisan yang dijadikan headline, highlight dan terekomendasi,  merupakan kewenangan admin. Begitu saja. Tanpa ada keterangan tambahan. Dengan demikian admin memiliki kewenangan penuh tanpa bisa diganggu-gugat.

Sekedar mengingatkan untuk para kompasianer dan para admin juga, saya kutipkan kriteria yang digunakan oleh admin berdasarkan postingannya tertanggal 14 Januari 2011. Apakah memang pelaksanaannya asudah sesuai dengan kriteria di bawah ini?  He.he.h.eh. kita bisa menjawabnya berdasarkan pengalaman sendiri-sendiri..

_____________________________

Headline

Urutan Headline tidak mengacu pada waktu tayang, tapi mengacu pada kualitas tulisan. Admin juga akan mempertimbangkan tulisan yang tayang beberapa hari sebelumnya untuk dijadikan Headline.

Kriteria HL

Ada beberapa kriteria yang akan digunakan Admin dalam menentukan layak tidaknya sebuah tulisan menjadi Headline, yaitu:

  1. Berita. Tulisan dalam bentuk berita yang ditulis berdasarkan liputan langsung akan menjadi prioritas utama. Hal ini tak lepas dari komitmen Kompasiana dalam menggiatkan aktifitas Citizen Journalism di kalangan masyarakatIndonesia. Yang dipilih tentu saja tulisan yang membawa manfaat bagi banyak orang.
  2. Aktual dan Mendalam. Sebuah tulisan dianggap layak sebagai Headline apabila isinya aktual dan ditulis secara mendalam. Ketika terjadi sebuah peristiwa, Kompasianer akan berlomba-lomba menulisnya dalam bentuk Reportase maupun Opini. Kedalaman sebuah tulisan akan menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan Headline.
  3. Menarik dan Mendalam. Tulisan yang unik dan menarik juga bisa menjadi Headline sepanjang dipaparkan secara mendalam.
  4. Fiksi Berkualitas. Tulisan kategori Fiksi, yaitu puisi, cerpen dan sejenisnya juga berkesempatan menjadi Headline. Admin akan memilih karya fiksi yang dianggap berkualitas.
  5. Orisinal. Maksudnya, tulisan itu hanya ditulis dan ditayangkan di Kompasiana, bukan diambil dari karya penulis di media (blog, koran, majalah) lain.
  6. Highlight. Admin akan memilih Headline dari tulisan-tulisan yang sebelumnya sudah di-Highlihgt.

Highlight

Tulisan yang dianggap tidak layak masuk ke kolom Highlight adalah:

  • Tulisan-tulisan milik penulisan dari blog atau media lain yang secara serentak dipindahkan ke Kompasiana.
  • Tulisan yang dibuat (atau hasil copy paste) dalam bentuk makalah ilmiah, skripsi atau sejenisnya.
  • Tulisan pendek atau singkat.
  • Tulisan tanpa isi.
  • Tulisan yang sama sekali tidak bermanfaat.
  • Tulisan yang diduga atau berpotensi melanggar ketentuan.

Rekomendasi

Tulisan Terekomendasi adalah tulisan yang direkomendasikan oleh Admin berdasarkan tingkat keterbacaan atau popularitas sebuah tulisan. Kolom ini disediakan untuk menggantikan kolom Terpopuler.

Dalam waktu tertentu, Admin akan memantau popularitas tulisan yang tayang di Kompasiana mulai pukul 00:00 sampai pukul 24:00. Tulisan yang memiliki banyak pembaca akan dipertimbangkan masuk ke daftar Rekomendasi Admin.

Yogya, 6 Juni 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: