Tinggalkan komentar

Bersatulah Masyarakat ASEAN

Oleh:  Odi Shalahuddin

Perhelatan akbar dari masyarakat sipil se ASEAN telah dimulai kemarin (3/05) bertempat di hotel Ciputra, Jakarta. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari ini yaitu pada tanggal 3 – 5 Mei 2011 dinamakan ASEAN Civil Society Conference/ASEAN Peoples’ Forum 2011. Tema yang diusung adalah Claiming a People Centered ASEAN for A Just Global Community.

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden Budiono yang didampingi oleh Menteri Luar Negeri dan Menkoinfo serta perwakilan dari kedutaan besar ASEAN ini dihadiri sekitar 1,500 peserta yang berasal dari kelompok masyarakat sipil dari Negara-negara ASEAN. Tampaknya ini merupakan konferensi ASCS yang dihadiri oleh banyak peserta, dibandingkan konferensi-konferensi sebelumnya. Diawali pada pertemuan Tingkat Tinggi Asean yang ke 11 (tahun 2005) di Shah Alam, Malaysia, ketua ASEAN (Malaysia) memperkenalkan ASEAN Civil Society (ASCS) sebagai arena bagi masyarakat sipil berorganisasi dan membangun kesatuan diantara mereka.

Lokasi pertemuan ASCS mengikuti posisi Negara yang menjabat sebagai Ketua ASEAN. Setelah Malaysia, ASCS diselenggarakan di Cebu, Philipina (2006), Singapura (2007), Thailand (2008 & 2009), Vietnam (2010). Pada ASCS keenam penyelenggara menggunakan nama ASEAN Peoples; Forum (APF). Dan pertemuan yang sekarang dilangsungkan di Jakarta, merupakan pertemuan ke tujuh.

ASCS telah menjadi pertemuan terbesar masyarakat sipil di ASEAN yang bisa memberikan kontribusi pemikiran atau rekomendasi-rekomendasi kepada para pemimpin Negara ASEAN guna menyelesaikan persoalan-persoalan regional.

Pada ASCS/APF 2011, tujuan yang hendak diraih adalah:

  1. Untuk mengamankan dan memperkuat kemitraan dengan ASEAN
  2. Untuk memanggil para pemimpin ASEAN dan pemerintah untuk mempromosikan people-centered ASEAN yang sebenarnya
  3. Untuk menyampaikan tuntutan gerakan rakyat dan perjuangan masyarakat sipil di kawasan ini kepada para pemimpin ASEAN
  4. Untuk meningkatkan saling pengertian dan membangun solidaritas, kesatuan, dan kerjasama antar bangsa-bangsa ASIA Tenggara dalam proses pembangunan masyarakat;
  5. Untuk saling berbagi tentang apa yang dapat dipetik dari keberhasilan dan kegagalan advokasi di masa lalu dalam keterlibatan dengan ASEAN
  6. Untuk memperkuat perjuangan masyarakat dan mengubahnya menjadi gerakan yang terkoordinasi dan meningkatkan solidaritas di tingkat nasional dan regional antar pihak

Seusai acara pembukaan, dilanjutkan dengan Plennary Sessions dengan tema: 1) Trends & Challenges toward a People-centered ASEAN, 2) Alternative Solutions for A people Centered ASEAN in Global Communtiy dan 3) ASEAN today: What role forIndonesia?

Pada hari kedua, dilanjutkan dengan workshop-workshop dengan 33 klaster tematis, yang membuat kita bisa menjadi bingung lantaran semuanya menjadi sangat menarik untuk diikuti. Tema-tema ini misalnya tentang Sumber daya alam, Hak-hak Difabel, Hak-hak Anak dan Remaja, Hak Perempuan, Kebebasan Sipil, Demokrasi, dan sebagainya.

Selamat kepada seluruh peserta yang hadir untuk saling berbagi, baik informasi-informasi tentang situasi dan kondisi di tiap Negara, berbagi gagasan dan pemikiran, semoga semuanya bisa menjadikan rumusan-rumusan rekomendasi yang membawa angina perubahan bagi seluruh masyarakat ASEAN. Bersatulah Masyarakat ASEAN!

Jakarta, 4 Mei 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: