Tinggalkan komentar

Mau Apa Saja Boleh

Oleh:  Odi Shalahuddin

Sungguh, mau apa saja boleh kok di Kompasiana ini. Mau becanda, mau serius, mau jadi penonton, mau jadi da’i, mau jadi komedian, mau jadi, jadi apa sajalah, engkau pasti bisa dan diperbolehkan. Berganti-ganti haluan juga tidak masalah dan tidak akan dipermasalahkan.

Engkau bisa menulis apa saja, dari soal politik, hukum dan ham, pertahanan dan keamanan, olahraga, pendidikan, sosial budaya, media, wisata, fiksi, atau apa sajalah. Kau bisa menulis, dan bila bingung tulisanmu masuk kategori mana, pilih saja salah satu. Karena bila tidak diisi tidak akan ter-publish. Iya gak? Nanti, bila admin sempat, pasti akan dibenahi dan diluruskan. Ha.h.a.ha.h.ah.a.

Tidak mau menulis, mau sekedar jadi komentator saja gak papa kok. Malah seringkali tulisan seorang komentator bisa lebih serius dan bagus daripada tulisan yang dikomentarinya. Diskusi dalam komentar-komentar bahkan sering seru dan penuh bobot. Sayang gak ada komentar yang bisa masuk Headline ya…?

Hanya mau membaca saja, sambil tersenyam-senyum-pun tidak akan dilarang. Kamu bisa membuka lembar demi lembar halaman dari setiap tulisan, tanpa menorehkan apapun termasuk memberikan penilaian, itu tetap sah-sah saja.

Asyik lagi, kau bisa menggugat dan mempersoalkan adminnya. Ia tidak akan marah, bahkan mungkin tersenyum-senyum saja. Ketika banyak kawan melakukan gugatan, admin tidak serta merta men-delete tulisan-tulisan bernada gugatan terhadap mereka. Bukankah enak dan menyenangkan? Walau bukan berarti kita akan menggugat admin dan siapapun para saudara yang menuangkannya dalam tulisan secara membabi-buta disertai nafsu untuk menyerang dan menjatuhkan. Pastilah bukan itu yang dimaui semua orang termasuk dirimu sendiri… Begitukah?

Lantas, apa yang tidak boleh? Wah, baca sajalah tata-tertibnya. Itu semua tercantum secara rinci. Jadi, selama tidak melanggar sesuatu yang telah diatur, pastilah boleh-boleh saja jika engaku ingin ber-apa-apa di kompasiana ini. Dan jika sesekali engkau melanggar, belum tentu juga engkau kena teguran. Bisa luput karena toh pengawasan terbatas…

Lalu? Ya, mari bermain-main dalam ruang demokrasi di rumah sehat. Yuk……

Yogyakarta, 27 September 2010

________________________

Komentar-komentar di Kompasiana:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: