Tinggalkan komentar

Jambore Anak Merdeka, Singkirkan Trauma Anak

Brosur Jambore

BANTUL (KR) – Ribuan anak-anak yang berasal dari 33 dusun di Kabupaten Bantul dan beberapa dusun di Karangtalun dan Prambanan berkumpul memadati Lapangan Kebonagung Imogiri Bantul dalam Jambore Anak Merdeka (JAM).

Menurut Koordinator Tim Kemanusiaan Merdeka, Odi Shalahuddin, JAM merupakan ruang pertemuan antar-anak dan ajang untuk menampilkan karya mereka. JAM akan dilaksanakan Minggu (27/8) sampai (3/9) di Lapangan Kebonagung Imogiri Bantul. Penutupannya akan dilaksanakan bertepatan dengan 100 hari gempa.

JAM dibuka oleh Wakil Bupati Bantul, Drs Sumarno Prs yang disambut dengan teriakan ‘merdeka’ anak-anak yang hadir. Sebelum pembukaan, diadakan karnaval oleh semua peserta JAM dan penyambutan peserta karnaval dengan menyanyi bersama oleh 99 anak perwakilan dari dusun-dusun di Kabupaten Bantul. Dalam acara pembukaan, Sumarno sempat mengajak seluruh anak-anak menyanyi bersama lagu ‘Jambore Anak Merdeka’.

Peserta dari Dusun Tegal Lawas-Dlingo, Bantul DIY

Dalam acara tersebut, 20 anak Tegal Lawas mempersembahkan Tari Merdeka serentak di atas panggung yang diiringi tabuhan gendang dan kentongan bambu yang dipukul bersama. Penonton yang hampir seluruhnya anak-anak bernyanyi dan berjoget bersama seiring dengan alunan musik yang mengajak bergoyang. Acara tersebut juga diisi dengan perkusi jimbe oleh perwakilan Anak-anak Merdeka tiap posko. Setelah berbagai karya dan kreasi anak-anak ditampilkan, mereka diajak untuk menanam pohon di sekitar lapangan Kebonagung yang dipimpin oleh Sumarno.

Dijelaskan Odi Shalahuddin, dalam masa 3 bulan para relawan yang berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Lampung dan lainnya membimbing anak-anak di setiap posko yang ada di Bantul untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak-anak. ”Jambore ini juga dimaksudkan untuk menyingkirkan trauma anak-anak pasca gempa serta membangun solidaritas anak-anak,” ujar Odi.

Acara ini dapat terselenggara dengan baik atas kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak seperti kerja sama dengan PDAM, Polda DIY, TNI AL, TNI AU, IOM yang memberi dukungan transportasi. Untuk tenda dibantu oleh Uplink dan JRK, dan lainnya.

Di arena JAM juga berdiri bengkel kreasi musik, bengkel kreasi topeng, tenda teater merdeka, bioskop anak, tenda yang memajang mading dan pigura hasil karya anak, dan bengkel kreasi gambar serta wayang anak. Anak-anak juga dihibur dengan adanya permainan anak seperti plorotan, ayunan, bandulan dan lainnya. Untuk menyemarakkan acara tersebut panitia memasang umbul-umbul warna-warni yang memberitahukan tentang hak anak, di antaranya bermain, rekreasi, pendidikan, perlindungan, asuhan keluarga, berkumpul dan berorganisasi dalam damai dan kesamaan. (****)-z

Sumber: Kedaulatan Rakyat, 28 Agustus 2006

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: