Puisi

Puisi: Perang Tak Berkesudahan

Puisi: Perang Tak Berkesudahan

PERANG TAK BERKESUDAHAN Perang ini, Sudah ada sejak engkau belum lahir Juga sebelum orangtuamu ada Perang ini, Dulu menggunakan senjata sederhana Berhadap-hadapan dan saling membunuh Perang ini, Semakin canggih saja senjata dipunya Saling mengintai, jarak jauh dan bermain tombol Perang ini, Masih ada hingga sekarang Berlangsung secara terbuka dan diam-diam Orang terluka dan mati tetaplah […]

Puisi: Dunia Oh Dunia

Puisi: Dunia Oh Dunia

hidup sekarang tambah enak, sekaligus tambah ruwet, bisa menjelajah dunia tanpa bergerak, sering lupa terhadap apa yang dipijak, kendati dinding terlihat kokoh, sesungguhnya bagai kaca belaka kamera senantiasa menangkap gerak-gerik lalu cepat tersebar kabar ke seluruh penjuru dunia tanah terjajah, aspal mengeras, gedung menjulang bangun pesona sedang orang-orang di dalamnya seperti kesurupan menikmati hidupnya yang […]

Puisi: Kami Bertanya Padamu

Puisi: Kami Bertanya Padamu

KAMI BERTANYA PADAMU Kami bertanya padamu Apa niat terlibat dalam pertarungan perebutan suara Agar kursi-kursi parlemen dapat terduduki? Kepentingan pribadi? Kepentingan partai? Atau memang untuk mengabdi pada negeri ini? Kami bertanya padamu, Senjata apa yang engkau persiapkan agar tangan tergerak mencontreng wajahmu dana tanpa batas? Suara menebar janji? Atau telinga untuk mendengar aspirasi? Pesta lima […]

Puisi: Ocehan Pagi

Puisi: Ocehan Pagi

OCEHAN PAGI anak-anak berlarian di pematang, berkubang lumpur, mandi di sungai, dengan tawa riang, menikmati alam sekitar, masih adakah? suara burung telah lirih, jengkerik sembunyi, tanah mengeras, konser musik gesek pepohonan bambu yang dimainkan angin, semua tinggal kenangan? jaman memang telah berubah, tatkala anak-anak mulai diasingkan dengan kawan dan alam sekitar, bercumbu sendiri membuka jendela […]

Puisi: Kita Cinta Kekerasan

Puisi: Kita Cinta Kekerasan

KITA CINTA KEKERASAN  Akuilah, kita pernah bermimpi Menjadi orang yang bisa jaga diri Sehingga ancaman bisa terhindari Akuilah, kita pernah bermimpi Menjadi pahlawan dalam kegelapan ini Tatkala berjuta cahaya bersembunyi Bagai bocah yang menjadi jagoan Setelah keluar dari bioskop menonton film kungfu Atau kisah hero pejuang peperangan Gaya berjalan-pun jadi beda rasanya Sebagian kita, ada […]

Kita Cinta Kekerasan

Kita Cinta Kekerasan

KITA CINTA KEKERASAN Puisi Odi Shalahuddin Akuilah, kita pernah bermimpi Menjadi orang yang bisa jaga diri Sehingga ancaman bisa terhindari Akuilah, kita pernah bermimpi Menjadi pahlawan dalam kegelapan ini Tatkala berjuta cahaya bersembunyi Bagai bocah yang menjadi jagoan Setelah keluar dari bioskop menonton film kungfu Atau kisah hero pejuang peperangan Gaya berjalan-pun jadi beda rasanya […]

Mencatat Sejarah Negeri

Mencatat Sejarah Negeri

MENCATAT SEJARAH NEGERI Puisi Odi Shalahuddin kini, di tengah hiruk pikuk ini, masih saja me-raja sepi,perjalanan sejarah tentang sebuah negeri haruskah mengulang berjuta mimpi? kata, memang bermuncratan, torehkan noda di segenap busana, dipermainkan berjuta cahaya, dengan segala gaya, seakan tercipta sorga-sorga sehingga banyak terlupa, tentang negeri sesungguhnya. saat dalam diam beratus tahun dengan gejolak hati, […]

Puisi: Anak Jalanan

Puisi: Anak Jalanan

Anak Jalanan Odi Shalahuddin Masih adakah mimpi-mimpi panjang Sebagai penggerak laku menuju perubahan Kendati bergayut pada udara beracun Dan dihempaskan oleh dinding-dinding kota yang beku Menghampar tempat istirahat dalam segenap ruang Dibawah todongan panas-dingin, dan pentungan! Ya, masih adakah mimpi-mimpi panjang? Dalam lantunan nyanyian dengan gitar usang Tentang kemiskinan dan ketidakadilan Juga tentang rasa cinta, […]

Puisi: Hukum dan Keadilan

Puisi: Hukum dan Keadilan

Hukum dan Keadilan Odi Shalahuddin (1) Tutup mata, Juga tutup hati Maka, percuma saja Timbangan itu Sudah diperiksa, belum? (2) Bukan benar, bukan salah Tergantung opini terbangun Terpenting, pandangan hakim Gerilya! (3) Saling tersandera Siapa kena Cuma apes (4) Bernyanyi saat terjatuh JAHANAM jadi pahlawan! (5) Saya kena, dia juga harus kena! (6) Tiada yang […]

Puisi: Indonesia, Manusia dan Binatang

Puisi: Indonesia, Manusia dan Binatang

bila indonesia adalah manusia ia adalah sosok modern masa kini penuh obsesi dan bermain dalam mimpi berkubang iklan, berkeramas hutang tubuhnya penuh asesoris tumbuhan dan hewan berlenggak-lenggok di mall-mall, sambil kerlingkan mata ia ada, tapi bukan lagi menjadi dirinya bila indonesia adalah binatang ia laksana kerbau yang tak pernah ke sawah bertubuh besar, lambat jalannya, […]

Pagi, Terbuka Mata, Saat Cahaya Matahari Beranjak Meraja

Pagi, Terbuka Mata, Saat Cahaya Matahari Beranjak Meraja

PAGI, TERBUKA MATA, SAAT CAHAYA MATAHARI BERANJAK MERAJA kendati tiada mimpi singgah semalam iringi perjalanan lelap saat diri berebah tanpa peduli dengan detak detik waktu, penghentian sejenak yang mampu segarkan jiwa raga, dan kini, mata terbuka, tatkala cahaya menyelusup lewat kisi jendela, menghantam ke muka, memang harus segera terjaga. layar-layar pada televisi dan layar komputer […]

Saat Malam, Terjajah Siang, Merindu Mimpi

SAAT MALAM, TERJAJAH SIANG, MERINDU MIMPI malam, terantuk-antuk, terbutakan cahaya raungan tak pernah henti, jengkerik-pun bersembunyi duapuluhempatjam terasa tiada beda setiap putaran waktunya semakin sulit tentukan saat rebahkan diri bisalah berkata dan bertanya-tanya tentang sesuatu yang tak terpahami lagi tentang para pencoleng yang kini tertidur pulas di singgasana saat, bermimpi benar-benar menjadi mimpi Yogyakarta, 9 […]

Menari Bayang, Membelah Malam, Engkau Terpejam

MENARI BAYANG, MEMBELAH MALAM, ENGKAU TERPEJAM lintasan, menari-nari, pada malam, tanpa bulan dan bintang kamar yang menggigil, cat dinding mengelupas, lampu membisu engkau, terpejam, dalam telentang tak sempurna memainkan angan, menciptakan beragam sorga namun ragu, bahkan takut, pun tuk mengetuknya ayo, pagi segera tiba, 9 September 2012

Puisi: Semua Kuasa, Sama Saja

Puisi: Semua Kuasa, Sama Saja

SEMUA KUASA, SAMA SAJA (Catatan senja) bukan prasangka, apalagi fitnah semata kekuasaan selalu menghadirkan luka’ pengorbanan hanya milik rakyat jelata atas nama-atas nama, sama saja senantiasa dikisahkan tentang sorga padahal di sela perjalanan mengancam bencana ayo, jangan cepat terpana dalam buaian berbagai kata di panggung kampanye terbuka apalagi dalam serangan gerilya atau gosip-gosip dunia maya […]

Bagi Wiji Tukul: Suaramu Tetap bergema

Bagi Wiji Tukul: Suaramu Tetap bergema

Suaramu Tetap Bergema Bagi: Wiji Thukul kata-kata bukan sekedar kata saat kau bicara tentang realita bahwa para penguasa dan pengusaha telah merampok tanah air, membangun berjuta luka kata-kata bukan sekedar kata saat engkau tak bosan bersuara merobek dinding, bertindak nyata bersama kaum pinggiran, berjuang tuk berdaya kata-kata benarlah menjadi senjata sungguh, aku percaya, ini bukan […]

(puisi) Sambut Pagi

Jelang Subuh, Mimpi menepi Kendati harap Ada yang tertinggal Biar lekat dalam ingatan Sambut pagi Menanti mentari Ah, lembaran apa Hendak kau buka? Jangan meragu  lukis rencana hei, jangan termangu segera bangkit usir kantukmu menyusuri peta buta tak terlupa dapur dan kamar mandi buat kopi dan segera mandi ! teruslah ternikmati Yogya, 7 April 2012

Puisi: Luka

LUKA tertoreh menyiksa kalut pikir bukankah itu justru membangkitkan luka lainnya? mari nikmati luka sambil bernyanyi dan menari agar tak terasakan lagi yogya, 19 Januari 2012

Menunggu Dirimu Dalam Sepi

Menunggu Dirimu Dalam Sepi

Menunggu Dirimu Dalam Sepi tak janji soal waktu tak janji pula untuk bertemu tapi di sini aku menunggu sepi hanya ada suara tanpa suara tetap menunggu! Yogya, 22 Pebruari 2012 (gambar diambil dari SINI)

(puisi) Siapa Bermain Api ?

SIAPA BERMAIN API? Odi Shalahuddin  api api api membakar jiwa-jiwa yang tengah resah hingga tindak membakar segala api api api berkobar di mana-mana dalam kata-kata dalam bisikan dan gosip jalanan hingga menyeruak pula pada ruang-ruang parlemen dan istana mengeliat menyebar membakar terbakar api api api terbakar kebakaran dibakar api berkobar siapa bermain api? ayo matikan […]

2012

2012 (Odi Shalahuddin)    ada gosip di jalanan tentang ancaman tapi ada bisik-bisik pula tentang keyakinan perubahan akan terjadi menuju kehancuran atau kemenangan kehancuran menuju kemenangan? atau kemenangan menuju kehancuran? ah bila mungkin dinyatakan maka segala terbuka kemungkinan bukankah begitu, sobat? mari nikmati saja secangkir kopi di pagi hari walau tak bisa tertawa lantaran membuka […]

Namaku Rakyat

Namaku Rakyat

NAMAKU RAKYAT Odi Shalahuddin Namaku rakyat Tiada pernah berkarat Walau terus dibuat sekarat Oleh engkau wahai para keparat Sebab rakyat adalah jutaan jiwa yang terus bertumbuh sering terdiam melihat penguasa dan pengusaha bersetubuh Tapi bukan tidak tahu menyaksikan engkau yang tak punya rasa malu Selalu tercatat dalam lembaran hitam pekat dengan darah yang melekat kuat […]

Aulia

AULIA  Menatap LANGIT Mata terbalut KACA MATA AWAM Terasa GADIS AWAN BIRU melambai laksana LAZUARDI Menembus planet VENUS, menyusur merkurius, membelai matahari. Setangkai KIT ROSE menaburkan benih seraya menunggangi BLACK HORSE. Terlahir AULIA terbantu BIDAN CARE dan POSMA. Pada lengkingan menyapa semesta. REVANGGA DEWA PUTRA mengaku sebagai Bapak. Semua bersorak menyambutnya. Ngkong RAGILE sang  Kopral […]

Bukan Mantra, Hanya Ocehan Belaka, Tak Perlu Takut Kena Guna-guna

Bukan Mantra, Hanya Ocehan Belaka, Tak Perlu Takut Kena Guna-guna

Bukan Mantra, Hanya Ocehan Belaka, Tak Perlu Takut Kena Guna-guna Odi Shalahuddin Menghujam nujum perpaduan beragam mantra, bola api pecah masuk ke dalam kepala terasa terang namun menyesatkan, goyang aliran kesadaran bersemayam dalam dada akhirnya dan putaran semesta yang pula telah berubah kehidupan terasa berlari serba cepat siapa lambat, akan terus disikut dan disikat dijerumuskan […]

Kekuasaan Adalah Amanah

Bila itu adalah dirimu, yang memiliki jemari sakti menjadi penguasa yang menentukan, maka layaknya engkau harus berhati-hati menggunakannya. Perlulah dirimu selalu sadar diri, tentang amanah yang dibebankan atas kekuasaan itu, sebab bila tidak dan engkau berbangga serta terpacu untuk terus mempertahankannya, maka jemarimu bisa terus beraksi dan orang-orang menjadi saksi betapa engkau telah membabi-buta dengan […]

Walaupun Tersakiti, Aku Tetap Cinta Indonesia, Hingga Hari Ini

Walaupun Tersakiti, Aku Tetap Cinta Indonesia, Hingga Hari Ini

Walaupun Tersakiti, Aku Tetap Cinta Indonesia, Hingga Hari Ini Odi Shalahuddin “indonesia raya merdeka, merdeka hiduplah indonesia raya….”  pada setiap upacara dan pada saat kemenangan teraih. hanya itukah ia bergema? kemana saat hari-hari terjalani? gema merdeka yang semakin sayup terdengar dari bilik-bilik kekuasaan. pun saat bicara tentang rencana-rencana pembangunan. merdeka berkebalikan makna. menjadi merdeka berbuat […]

Desaku

Desaku

DESAKU odi shalahuddin ”desaku yang kucinta pujaan hatiku…” desa telah mengubah dirinya menjadi kota. ketika tanah-tanah semakin terpuruk ditenggelamkan oleh aspal, adonan semen dan pasir, dan gemerlap keramik pada rumah dan gedung yang bertumbuhan semakin menjauhkan kaki kita berpijak bumi. tiada batas. aliran listrik, telpon, komunikasi seluler, akses internet memandang wajah dunia dalam layar dan […]

Betapa Sengsaranya Dirimu yang Tak Mengenal Tanah

Betapa Sengsaranya Dirimu yang Tak Mengenal Tanah

Betapa sengsaranya dirimu yang tak mengenal Tanah Odi Shalahuddin   dari tanah, kembali ke tanah. persetubuhan atas nama apa. telah membuahi. lengkingan pertama menyapa dunia. engkaulah itu manusia. anak-anak yang terlahir, dari waktu ke waktu. di segala penjuru.  muka bumi. dari tanah. kelangsungan hidup dipertahankan. para petani yang menanam padi dan palawija serta sayur mayur. […]