2 Komentar

Puisi: Luka

LUKA

tertoreh
menyiksa
kalut pikir

bukankah itu justru
membangkitkan luka lainnya?

mari nikmati luka
sambil bernyanyi dan menari
agar tak terasakan lagi

yogya, 19 Januari 2012

2 comments on “Puisi: Luka

  1. hahaa, mari tertawa tinggalkan luka… :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s