Tinggalkan Komentar

(puisi) Dalam Mabukku

DALAM MABUKKU

dalam mabukku,
angin menyihir ruang
ciptakan istana baru

wajah anak-anak sumringah
bermain, bernyanyi
dan menari merdeka

dalam mabukku,
tangan-tangan dewasa
terasa halus membelai
rambut anak-anak

menyapu kabut
penghalang pandang
jembatan jelas tampak

dalam mabukku,
aku sendiri yang terjerambab

Yogyakarta, 10 Mei 2007

About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: